Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kompas.com - 15/10/2019, 12:54 WIB
Surat edaran dari Dinas Pendidikan Ogan Ilir yang meliburkan siswa SMP dan SD selama 3 hari akihat kabut asap kian tebal AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGSurat edaran dari Dinas Pendidikan Ogan Ilir yang meliburkan siswa SMP dan SD selama 3 hari akihat kabut asap kian tebal

INDRALAYA, KOMPAS.com - Kabut asap di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kian tebal dan mulai mengancam kesehatan warga terutama anak-anak.

Untuk mengantisipasi agar kabut asap itu tidak berdampak pada anak-anak, Dinas Pendidikan Ogan Ilir kembali meliburkan siswa SMP dan SD selama tiga hari.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan juga mengeluarkan kebijakan meliburkan siswa saat kabut asap tebal bulan lalu.

Baca juga: Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Dinas pendidikan setempat kembali mengeluarkan surat edaran yang ditanda tangani Sekretaris Dinas Pendidikan Ogan Ilir Herianto ditujukan kepada sekolah SMP dan SD di wilayahnya untuk meliburkan selama tiga hari, terhitung mulai Senin kemarin tanggal 14 hingga tanggal 16 Oktober.

Pantauan di SMP Negeri 1 Indralaya dan SD Negeri 2 Indralaya Utara Selasa (15/10/2019) pagi terlihat sepi.

Tidak ada siswa yang datang ke sekolah karena rata-rata mereka sudah tahu diliburkan.

Di sekolah hanya ada petugas kebersihan dan guru yang memang tidak ikut libur.

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Indralaya Utara Yusmardi mengakui sekolahnya sudah mendapat surat edaran untuk meliburkan siswanya hingga tanggal 16 Oktober lusa. 

Namun, kata Yusmardi, berdasakan surat edaran itu jika kabut asap masih tebal maka libur dapat diperpanjang hingga tanggal 18 Oktober.

Baca juga: Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem, Harian Kompas Bantu Masker dan Oksigen

Yusmardi mengakui, kabut asap mulai berdampak pada kesehatan muridnya yang mulai terkena batuk.

“Ya kami sudah menerima surat edaran untuk meliburkan siswa. Kalau dari isi surat edaran libur mulai terhitung tanggal 14 hingga 16 Oktober, jikapun kabut asap masih tebal maka dapat diperpanjang hingga tanggal 18,” kata dia.

Yusmardi menuturkan, meski libur, pihak sekolah sudah memberi tugas kepada siswa agar belajar di rumah dan mengimbau tidak bermain di luar rumah selama libur, untuk menghindari dampak kabut asap. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X