Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Kompas.com - 15/10/2019, 12:26 WIB
telah terjadi letusan awan panas merapi pada Senin (14/10/2019) Dok. Kepala PVMBG, Kasbanitelah terjadi letusan awan panas merapi pada Senin (14/10/2019)

BANDUNG, KOMPAS com - Gunung Merapi mengalami letusan dengan kolom setinggi kurang lebih 3.000 meter dari puncak atau sekitar 5.976 mdpl, Senin (14/10/2019) kemarin sekira pukul 16.31 WIB.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, letusan ini belum berdampak pada penerbangan pesawat terbang karena tinggi kolom tidak mencapai 6.000 meter.

"Penerbangan masih aman. Kemarin kita sempat zona warna orange untuk kesiapsiagaan karena tingginya sudah mendekati 6.000 an meter, dan kebetulan ini arahnya ke barat daya di daerah Magelang, Jadi dibandara tidak berpengaruh," ujar dia saat dihubungi, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Kasbani mengatakan, saat ini kondisi Gunung Merapi masih terjadi erupsi efusif. Namun, abu yang dikeluarkan tidak terlalu banyak. 

"Saat ini sudah tidak banyak abu ya, karena erupsi yang membentuk awan panas itu hanya sekali kemarin," kata Kasbani

Diberitakan sebelumnya, Gunung Merapi meletus dengan kolom setinggi kurang lebih 3.000 meter dari puncak, Senin (14/10/2019) sekira pukul 16.31 WIB.

Letusan terekam di seismogram dengan durasi 270 detik dan amplitudo 75 mm dan angin bertiup ke arah Barat Daya.

Baca juga: Sejumlah Wilayah di Lereng Gunung Merapi Terdampak Abu Vulkanik, Petugas Bagikan Masker

Rekomendasi jarak bahaya 3 km dari puncak. Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Namun begitu, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.

Seperti diketahui, sejak tanggal 21 Mei 2018, Gunung Merapi berada pada status waspada.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X