Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Kompas.com - 15/10/2019, 11:59 WIB
Seorang petugas memberikan vaksinasi untuk pencegahan menyebarnya hog cholera di Desa Hutaraja, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara. Dok. Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Tapanuli UtaraSeorang petugas memberikan vaksinasi untuk pencegahan menyebarnya hog cholera di Desa Hutaraja, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara.

MEDAN, KOMPAS.com - Virus hog cholera atau kolera babi menyerang puluhan ekor babi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Saat ini petugas melakukan vaksinasi massal untuk mengantisipasi penyebaran virus. 

Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Tapanuli Utara, Ronny A Hutasoit mengatakan, virus menyerang babi di Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita.

"Dari pemeriksaan gejala yang muncul menunjukkan ini penyakit hog cholera. Hasil laboratorium masih belum turun dari Medan," ujar Ronny saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (15/10/2019). 

Baca juga: Waspada, Virus Demam Babi Afrika Menyebar Melalui Daging Olahan Impor

Informasi yang didapat, sekitar 50 ekor babi mati karena terserang virus ini.

Dinas Peternakan sudah membawa sampel ke laboratorium di Medan. Namun, hingga kini hasilnya belum keluar.

Petugas per kecamatan masih mendata jumlah yang babi yang mati per desa.

Ronny mengatakan, terkait dengan masalah ini, pihaknya sudah melakukan penanganan di lapangan, misalnya pengobatan di lokasi ternak yang sakit, serta antisipasi di daerah yang belum terkena virus dengan vaksinasi.

Baca juga: Waspada, Virus Demam Babi Afrika Menyebar Melalui Daging Olahan Impor

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X