RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Kompas.com - 15/10/2019, 09:33 WIB
Masrikah (49) dan putranya RS (12) di kantor Swatantra DP3AKB Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (14/10/2019). KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOMasrikah (49) dan putranya RS (12) di kantor Swatantra DP3AKB Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (14/10/2019).

GROBOGAN, KOMPAS.com - Senin (14/10/2019) siang, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Grobogan mengundang RS dan orangtuanya untuk merapat ke kantornya.

RS (12) adalah pelajar SDN 2 Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang menjadi depresi akibat bullying teman-temannya dua tahun terakhir. 

 

Satu keluarga ini pun datang berboncengan mengendarai sepeda motor.

Usai berbincang sejenak, perwakilan DP3AKB Kabupaten Grobogan langsung mengantar RS ke RSUD dr Soedjati Purwodadi untuk diperiksa psikisnya oleh tim medis kejiwaan.

Baca juga: Soal Dugaan Bullying Pelajar SD di Grobogan, Ini Komentar Ganjar

Ini merupakan langkah awal bentuk perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menangani kondisi kejiwaan RS yang trauma akibat mengalami bullying dari teman-teman sebangkunya.

Seperti diketahui, dua tahun ini Kasnawi (54) dan Masrikah (49), warga Kelurahan Wirosari, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, harus kelabakan menghadapi kondisi RS. 

Mereka berupaya mengembalikan kondisi psikis putranya yang depresi akibat bullying. Mereka kini bisa sedikit bernafas lega.

Selama ini, Kasnawi yang bekerja sebagai buruh bangunan dan Masrikah yang menjadi penjual kerupuk itu mengaku kewalahan untuk mengeluarkan biaya pengobatan terapi psikologis untuk RS.

Baca juga: Fakta Pelajar SD Anak Penjual Kerupuk Alami Depresi, 2 Tahun Di-bully Gara-gara Jam Dinding Pecah Saat Main Bola

"Dari dokter psikis membenarkan jika RS mengalami trauma dua tahun ini akibat bullying," kata Kasi Pendampingan dan Rehabilitasi Korban Kekerasan, DP3AKB Kabupaten Grobogan, Sutrisno saat ditemui Kompas.com, Senin (14/10/2019).

"Untuk RS, kami gratiskan periksa psikis di RSUD dr Soedjati sampai benar-benar sembuh. Untuk BPJS mandirinya, kami masukan Jamkesda."

"Kami berterimakasih karena dari pemberitaan, kami jadi tahu dengan kasus ini. Intinya akan kami dampingi sampai rampung." 

Baca juga: Kisah Pelajar SD Anak Penjual Kerupuk Jadi Korban Bullying, Takut Sekolah hingga Depresi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X