Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Kompas.com - 15/10/2019, 08:02 WIB
Pasangan Satrio Hapsoro dan Karina Syahrudin melangsungkan akad nikah, Minggu (6/10/2019). KOMPAS.COM/DOK TWITTER BIANGKEROKPasangan Satrio Hapsoro dan Karina Syahrudin melangsungkan akad nikah, Minggu (6/10/2019).

KOMPAS.com - Cerita unik di balik pernikahan pasangan asal Purwokerto, Jawa Tengah, Satrio Hapsoro dan Karina Syahrudin, menjadi viral di media sosial.

Pasalnya, biaya pernikahan tersebut, menurut kedua mempelai Rio dan Karin, hanya menghabiskan Rp 5,6 juta. Tak hanya itu, ada impian yang telah diraih Rio untuk istrinya tercinta. 

"Gini, pas mulai budgeting ongkos pernikahan, pihak orangtua kan lebih tahu soal ini itu, dan ide-ide mereka enggak bisa ditawar lagi. Misal soal tenda, makanan, kontribusi tetangga, pasukan keamanan lokal, dan lain-lain," kata Rio di Purwokerto, Senin (14/10/2019).

"Namanya pengantin kan juga punya keinginan yang mau diwujudkan. Jadi aku dan istri melobi ortu, untuk hal-hal seperti cincin, seserahan, undangan, pakaian dan make up, supaya tidak diganggu gugat pakai dana sendiri. Di sini yang menghabiskan budget itu tadi," sambung Rio.

Cerita di balik cincin kawin meteorit

Rio lalu menjelaskan, satu hal yang menjadikan pernikahan Rio dan Karin istimewa adalah bahan cincin kawin yang terbuat dari material batu meteorit.

Material tersebut dipilih kedua pasangan tersebut karena lebih langka dibandingkan berlian dan lebih spesial untuk narasi pernikahan Rio dan Karin.

Tak hanya itu, bagi pria yang bekerja sebagai perajin kulit dan telah lama menekuni bidang astronomi, membuat cincin kawin dari bahan tersebut bagi sang istri, telah lama dinantinya. 

"Aku sudah lama koleksi meteorit, karena kesukaan di bidang astronomi. Aku punya beberapa jenis meteorit, seperti iron meteorite campo del cielo dan lunar meteorite (dari bulan). Ini ide sudah lama, suatu saat aku menikah, batu meteorit ini yang akan kupasang di cincin istriku," tutur Rio.

Baca juga: Cerita Rio dan Karin, Menikah dengan Biaya Rp 5,6 Juta, Seserahan Sport Bra, Cincin Kawin dari Meteorit

Rio mengaku untuk mewujudkan mimpinya itu, dirinya dibantu perajin perhiasan di Desa Pasir Purwokerto, Subehi. Kedua pasangan itu bahkan menyempatkan waktu untuk melihat langsung proses pembuatan cincin kawin mereka.

"Dari awal aku dan Karin mendesain narasi pernikahan bukan sekedar planning teknis, jadi memang mau berbagi saja. Bagus atau tidak, itu beda urusan lah. Selesai acara, ku tulis di Twitter, ide kami DIY wedding, supaya bisa ditiru calon pengantin lain," ucap Rio.

Selain berhasil mewujudkan keinginan menikah secara sederhana, namun impian besar untuk mempersembahkan batu meteorit untuk sang istri, telah Rio capai.

Sumber: KOMPAS.com (Fadlan Mukhtar Zain)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Regional
Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Regional
Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Regional
Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Regional
Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Regional
'New Normal' di Jabar Diterapkan pada 1 Juni

"New Normal" di Jabar Diterapkan pada 1 Juni

Regional
DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Corona hingga 30 Juni

DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Corona hingga 30 Juni

Regional
Antisipasi Pemudik Lewati Jalan Tikus, Pemeriksaan di Pantai Selatan Tasikmalaya Diperketat

Antisipasi Pemudik Lewati Jalan Tikus, Pemeriksaan di Pantai Selatan Tasikmalaya Diperketat

Regional
Pemkot Makassar Bolehkan Pesta Pernikahan, Polisi Tetap Bubarkan

Pemkot Makassar Bolehkan Pesta Pernikahan, Polisi Tetap Bubarkan

Regional
Kisah Mahasiswi Peneliti Orangutan Hope yang Tak Bisa Pulang karena Corona

Kisah Mahasiswi Peneliti Orangutan Hope yang Tak Bisa Pulang karena Corona

Regional
Takut Rapid Test, Warga Memilih Mengungsi ke Sebuah Pulau

Takut Rapid Test, Warga Memilih Mengungsi ke Sebuah Pulau

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan, 2 Keluarga di Malang Positif Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan, 2 Keluarga di Malang Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
Berkat Jejak Kaki, Pria yang Hilang 5 Hari di Hutan Berhasil Ditemukan

Berkat Jejak Kaki, Pria yang Hilang 5 Hari di Hutan Berhasil Ditemukan

Regional
Kapal Yacht Dibegal di Perairan Lampung, Pemilik Kelaparan dan Uang 700 Dollar Raib

Kapal Yacht Dibegal di Perairan Lampung, Pemilik Kelaparan dan Uang 700 Dollar Raib

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X