Pengungsi Gempa Maluku Bisa Kembali Berobat Gratis di RS Darurat

Kompas.com - 15/10/2019, 07:30 WIB
Rumah sakit darurat dr Ishak Umarela yang berada di lokasi pengungsian di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. KOMPAS.com/RAHMAN PATTYRumah sakit darurat dr Ishak Umarela yang berada di lokasi pengungsian di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Adapun perpanjangan masa tanggap darurat bencana gempa di Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat masih tersisa dua hari lagi sejak diperpanjang pada 9 Oktober 2019 lalu.

Selepas masa tanggap darurat, Pemerintah Provinsi Maluku kini menetapkan masa transisi selama tiga bulan untuk penanganan korban gempa. 

Termasuk juga upaya rekonstruksi rumah-rumah warga dan fasilitas umum yang rusak.

Baca juga: BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

Pelayanan berjalan seperti biasa

Direktur RSUD dr Ishak Umarela, dr Dwi Murti Nuriyanti mengatakan setelah perpanjangan masa tanggap darurat dan masa transisi selesai maka semua adminstrati dan pelayanan akan kembali seperti biasa.

“Setelah masa transisi kembali lagi seperti pelayaan di rumah sakit pada umumnya jadi yang menggunakan asuransi dilayani dan masyarakat umum juga dilayani seperti biasa,” katanya.

Dwi Murti menyebut saat gempa, rumah sakit yang dipimpinnya itu ikut mengalami kerusakan dan tidak bisa digunakan. 

Sehingga rumah sakit tersebut harus pindah lokasi ke tempat aman. 

Sayangnya karena tidak dilakukan sosialisasi ke masyarakat sehingga munculah polemik tersebut.

“Memang harus disosialisasikan lagi karena rumah sakit kami tidak bisa digunakan lagi. Jadi itu rumah sakit dr Umarela yang mengungsi ke lokasi pengungsian, jadi RS darurat,” katanya. 

Baca juga: Berobat ke Rumah Sakit Darurat Disuruh Bayar, Pengungsi Gempa: Rumah Sakit Ingin Kami Mati

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X