Nasir Nekat Bongkar Makam dan Bawa Pulang Jasad Ibu, Ini yang Dialaminya

Kompas.com - 15/10/2019, 07:03 WIB
Ilustrasi makam. ShutterstockIlustrasi makam.

KOMPAS.com - Salah satu warga Desa Kedungsumur, Pakuniran, Probolinggo, bernama Nasir, nekat membongkar makam ibunya dan membawanya ke rumah.

Penderita gangguan jiwa berat tersebut mengaku rindu dengan ibunya yang sudah dimakamkan selama 40 hari.

Setelah dibujuk warga, akhirnya Nasir mau untuk memakamkan kembali jenazah ibunya tersebut.

Namun, aksi Nasir tersebut sempat membuat heboh warga desa. Pemakaman kembali jasad ibu Nasir juga viral di media sosial

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Mengaku rindu, Nasir nekat bongkar makam ibu

Menurut Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko, Nasir nekat membongkar makam ibunya, Sumarto, karena rindu.

Seperti diketahui, Nasir merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara. Sementara itu, warga desa sempat dibuat heboh dengan tindakan Nasir tersebut.

Habi juga menjelaskan, peristiwa tersebut juga sempat direkam dan menjadi viral di media sosial.

Peristiwa tersebut, menurut Habi, terjadi pada pekan lalu.

Baca juga: Rindu pada Ibu, Anak Bongkar Kuburan, Jenazahnya Dibawa ke Rumah

2. Bongkar makam seorang diri, Nasir alami gangguan jiwa

Menurut Amin, salah satu warga setempat, Nasir menggali makam seorang diri setelah Sumarto meninggal dunia 40 hari lalu.

Setelah berhasil menggali, Nasir lalu membawa pulang jasad ibunya dengan cara memasukkannya ke dalam karung.

"Nasir membongkar makam ibunya seorang diri saat kematian ibunya menginjak 40 hari. Setelah itu, Nasir mengangkat jenazah ibunya dan membawanya pulang ke rumah. Agar tidak diketahui orang, Nasir memasukkan jenazah sang ibu ke dalam karung dan kemudian menggotongnya," katanya, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

3. Sempat diinapkan di rumah, tetapi kepergok salah satu kerabat

Menurut Amin, jenazah Sumarto sempat diinapkan di rumah Nasir. Namun, salah satu kerabanya bernama Sul mengetahui kejadian itu.

Sul kemudian membujuk Nasir agar mau mengembalikan jenazah Sumarto. Nasir yang mengalami gangguan jiwa akhirnya bersedia.

Pada Minggu (13/10/2019) siang, Nasir mengembalikan jenazah ibunya ke liang kubur.

Amin menambahkan, saat pembongkaran pada Jumat itu tak ada warga yang mengetahuinya. Sebab, posisi makam itu berada di tengah hutan. Jarang sekali warga yang ke sana.

(Penulis: Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol | Editor: Khairina dan Michael Hangga Wismabrata)

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X