Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Kompas.com - 14/10/2019, 22:24 WIB
Semburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air di Perumahan Kutisari Indah Utara III, Surabaya, Jawa Timur. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANSemburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air di Perumahan Kutisari Indah Utara III, Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, semburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air di rumah warga di Perumahan Kutisari Indah Utara III bisa dipisahkan dalam beberapa profile tank.

Menurut Risma, setelah semburan tersebut dipasang alat separator beberapa waktu lalu, semburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air itu bisa tertangani dengan baik.

"Setelah dipasang alat itu (separator), nanti airnya akan dibuang ke selokan dan minyaknya ditampung," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Semburan Minyak di Surabaya Diolah SKK Migas, Status Siaga Belum Diperlukan

Risma menyampaikan, pihaknya saat ini telah meminta Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) untuk ikut memilah dan menyuling minyak yang berhasil dipisahkan menggunakan alat separator.

"Jadi sekarang punya minyak, katanya warga ada yang jual itu (minyak). Makanya sekarang saya suruh belajar menyuling, lumayan bisa buat operasional alat pompa air buat menyirami taman," ujar Risma.

Risma menyampaikan, minyak saat ini sudah terkumpul dan ditangani langsung oleh BPB Linmas.

Meski demikian, penggunaan minyak untuk operasional alat pompa itu disebut hanya bersifat sementara.

Pasalnya, setelah mendengar pendapat dari ahli, Risma menyebut semburan minyak itu cepat atau lambat akan berhenti dengan sendirinya.

"Jadi katanya ahli-ahli itu akan berhenti sendiri. Ada info dari Kementerian ESDM akan berhenti sendiri. Jadi kenapa enggak lama berhenti, karena panas (kemarau)," imbuh Risma.

Sebelumnya diberitakan, Kasi Pemantauan dan Pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Ulfiani Ekasari mengatakan, minyak yang keluar dari semburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air di Perumahan Kutisari Indah Utara III, Surabaya, akan diolah oleh SKK Migas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X