Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Kompas.com - 14/10/2019, 22:10 WIB
Deklarasi ribuan buruh di Surabaya, Senin (14/10/2019). KOMPAS.COM/A. FAIZALDeklarasi ribuan buruh di Surabaya, Senin (14/10/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Ribuan buruh lintas industri di Jawa Timur menggelar deklarasi di Surabaya, Senin (14/10/2019).

Mereka berkomitmen menjaga kondusifitas di Jawa Timur menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang.

Ribuan buruh tersebut dihadirkan oleh Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur yang berasal dari 43 asosiasi usaha, seperti Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan, Asosiasi Persepatuan, Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman, hingga Asosiasi Pengusaha Hotel dan Restoran.

Baca juga: DPRD Jateng Janji Sampaikan Tuntutan Buruh ke Pemerintah Pusat

Hadir dalam deklarasi tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetya Boedi.

"Kami berkomitmen menolak gerakan massa yang memicu perpecahan dan tidak akan menyebar hoaks atau termakan kabar hoaks," kata Ketua Umum Forkas Jatim, Nur Cahyudi.

Situasi aman di Jawa Timur, kata dia, akan menciptakan kondisi perekonomian yang stabil sehingga menguntungkan aktifitas perekonomian.

"Sebaliknya jika suasana Jawa Timur tidak kondusif, otomatis mengancam perekonomian," terang Nur Cahyudi.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengapresiasi aksi deklarasi para buruh tersebut.

Dia berharap kondisi aman dan tentram terjaga hingga pelantikan presiden dan wakil presiden pekan depan.

"Semoga kondisi tersebut juga terjadi di daerah lain, khususnya di ibu kota," katanya.

Sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Jokowi dan Ma'ruf Amin, akan dilantik pada 20 Oktober mendatang.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyepakati pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih digelar pada pukul 14.30 WIB di Ruang Rapat Paripurna MPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca juga: Tak Kalah dengan Mahasiswa, Polisi yang Jaga Demo Buruh Bawa Poster dengan Tulisan Menggelitik

Polda Metro Jaya mengeluarkan deskresi untuk tidak menerima izin aksi pada 20 Oktober 2019, bahkan sejak 15 Oktober demi menjaga suasana kondusif ibu kota jelang hari pelantikan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

Regional
Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Regional
Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X