Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Kompas.com - 14/10/2019, 16:56 WIB
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWakil Ketua KPK Basaria Panjaitan

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Basaria Panjaitan mengatakan, akan menunggu sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi), apakah akan mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk menunda berlakunya UU KPK hasil revisi yang telah disahkan DPR.

"Prinsipnya kita tetap semangat kerja apa pun itu, kita tetap pelaksana. Kita tunggu saja sampai tanggal 17 Oktober, sekarang ini tinggal dua hari," kata Basaria di Surabaya, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Perppu KPK Makin Hari Makin Jauh

Meski sebelumnya banyak demonstrasi dari mahasiswa yang mendukung agar UU KPK hasil revisi dibatalkan, Basaria berharap tidak ada lagi demonstrasi serupa.

Menurut dia, pendapat bisa disampaikan dengan baik dan damai.

Sejumlah perwakilan mahasiswa universitas di Jakarta memberi tenggat kepada Presiden Jokowi untuk menerbitkan Perppu KPK hari ini, 14 Oktober.

Terkait hal itu, Basaria mengaku tetap akan menunggu kebijakan presiden.

"Kita tunggu saja, kita tetap kerja. Perppu enggak perppu kita tetap kerja," ujar Basaria.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, Perppu KPK mesti dikeluarkan karena ada 26 poin dalam UU KPK hasil revisi yang berpotensi melemahkan KPK.

Kendati masih berharap Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK, Laode menyebut KPK pun sudah siap bila perppu pada akhirnya tak dikeluarkan dan UU KPK hasil revisi diundangkan pada 17 Oktober.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X