Kompas.com - 14/10/2019, 16:21 WIB
Sejumlah massa yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) menggelar aksi di Balai Kota Surabaya, Senin (14/10/2019). Mereka menolak keras digelarnya event World Tobacvo Asia (WTA) 2019 pada 16-17 Oktober 2019 di Grand City Mall, Surabaya. KOMPAS.com/GHINAN SALMANSejumlah massa yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) menggelar aksi di Balai Kota Surabaya, Senin (14/10/2019). Mereka menolak keras digelarnya event World Tobacvo Asia (WTA) 2019 pada 16-17 Oktober 2019 di Grand City Mall, Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Massa yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) menggelar aksi di Balai Kota Surabaya, Senin (14/10/2019).

Para mahasiswa menolak keras digelarnya event World Tobacco Asia (WTA) 2019 pada 16-17 Oktober 2019 di Grand City Mall.

Dalam aksinya, beberapa mahasiswa turut membentangkan poster dengan tulisan 'Rokok Bukan Budayaku, WTA Bukan Seleraku'.

Baca juga: Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Mereka juga bembentangkan spanduk besar berisi tanda tangan sebagai upaya penolakan terhadap kegiatan WTA tersebut.

Mahasiswa kecewa, lantaran tidak ditemui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Aksi mereka hanya diterima perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami melakukan aksi kepada Wali Kota Surabaya, terkait adanya pelaksaan WTA 2019. Yang kami lihat di website penyelenggara bahwa akan dilaksanakan tanggal 16-17 Oktober 2019," kata koordinator aksi Ahmad Sauki di Balai Kota Surabaya, Senin.

Ahmad menyebut, event WTA 2019 sangat bertentangan dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya dalam menegakkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

"Event WTA ini kontradiktif dengan penegakan perda KTR serta tidak sejalan dengan peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2012 terkaot tembakau rokok. Kami menolak WTA ini digelar," ujar dia.

"Kami mengecam pengendalian tobacco di Surabaya dan Indonesia," kata Ahmad.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto menyampaikan, Pemerintah Kota Surabaya sudah berkirim surat ke Pemerintah Pusat agar event WTA itu ditunda.

Menurut dia, permintaan agar event itu ditunda sudah dilakukan sebelum mahasiswa melakukan aksi di Balai Kota Surabaya.

Meski demikian, yang memiliki wewenang atas acara tersebut adalah pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perdagangan.

"Pemerintah Kota sudah berkirim surat penundaan ke Kementerian Perdagangan, terkait kegiatan World Tobacco Asia di Grand City. Tapi kewenangan semuanya ada di Kementerian Perdagangan," kata Eddy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X