Tunggakan Air 106 Perusahaan di Samarinda Capai Rp 6,9 Miliar

Kompas.com - 14/10/2019, 15:57 WIB
Kuasa Hukum PDAM Samarinda, Roy Hendrayanto (tengah) didampingi Humas PDAM Samarinda, Muhammad Lukman (kiri) dan Staf Ahli Administrasi dan Keuangan PDAM Samarinda, Nurdin (kanan) saat memberi keterangan pers, Senin (14/10/2019).  KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKuasa Hukum PDAM Samarinda, Roy Hendrayanto (tengah) didampingi Humas PDAM Samarinda, Muhammad Lukman (kiri) dan Staf Ahli Administrasi dan Keuangan PDAM Samarinda, Nurdin (kanan) saat memberi keterangan pers, Senin (14/10/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sebanyak 106 perusahaan di Samarinda, Kalimantan Timur, menunggak pembayaran air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Samarinda.

Tunggakan mencapai Rp 6,9 miliar, terhitung sejak 2001 hingga Agustus 2019.

Jika ditambah tunggakan pelanggan perorangan (warga) maka total tunggakan mencapai Rp 138 miliar.

"Tapi kami fokus tagih yang perusahaan dulu. Kalau enggak ada niat baik kami tempuh jalur hukum," ungkap Roy Hendrayanto, kuasa hukum PDAM Samarinda, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Nunggak 8 Bulan, Meteran Listrik Stadion Bumi Masurai Kabupaten Merangin Dibongkar

Roy mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan somasi kepada 106 perusahaan untuk melunasi tunggakan.

Mereka memberi waktu 14 hari sejak keluar surat somasi.

Jika tak ada tanggapan atau niat baik dari somasi tersebut, maka gugatan perdata akan dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.

"Kami minta pengadilan menyita aset perusahaan. Karena PDAM Samarinda ini milik pemerintah daerah, milik masyarakat, jangan main-main," ujar dia.

Roy menjelaskan, total tunggakan senilai Rp 6,9 miliar itu terdiri dari perumahan, ruko, hotel, perusahaan tambang batu bara, mal, pasar hingga instansi pemerintah.

Bahkan ada perumahan yang menunggak hingga Rp 3,9 miliar selama 39 bulan. Ada juga perumahan yang menunggak Rp 500 juta selama tujuh bulan.

Para perusahaan ini tersebar empat cakupan pelanggan PDAM di Kota Samarinda.

Diantaranya, ada 29 perusahaan yang berada di wilayah I meliputi Kecamatan Samarinda Kota dan sebagian Samarinda Utara dengan total tunggakan Rp 575 juta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X