Kompas.com - 14/10/2019, 13:16 WIB
Screenshot video karaoke Bupati Malang M Sanusi saat karaoke di ruang kerjanya. Repro bidik layar videoScreenshot video karaoke Bupati Malang M Sanusi saat karaoke di ruang kerjanya.

MALANG, KOMPAS.com - Video Bupati Malang M Sanusi saat sedang berkaraoke di ruang kerjanya menjadi viral.

Dalam video itu, Sanusi tampak berkaraoke bersama sejumlah orang.

Mereka karaoke dan joget bersama dengan pakaian yang masih rapi.

Diperkirakan, karaoke berada di ruang kerja bupati di kompleks Pendopo Kabupaten Malang di Jalan Agus Salim, Kota Malang.

Baca juga: Asap Misterius dan Bau Menyengat Keluar dari Sebidang Tanah Warga Jombang

Kegiatan itu diduga berlangsung pada 19 September 2019, beberapa hari setelah Sanusi resmi dilantik sebagai Bupati Malang.

Video itu tersebar di berbagai platform media sosial disertai dengan narasi miring para netizen.

Lantas, apa tanggapan Bupati Malang M Sanusi?

"Biarin saja. Saya tidak komentar," kata Sanusi saat ditemui di Pendopo Kabupaten Malang, Senin (14/10/2019).

Sanusi menjelaskan, penilaian terhadap video itu tergantung dari perspektif seseorang terhadap dirinya.

Menurut dia, video itu bisa dipersepsikan sebagai suatu hal yang positif atau sebaliknya negatif.

"Tergantung yang menilai, karena itu bukan hal yang negatif. Biarin nanti masyarakat yang menilai," kata Sanusi.

Sanusi mengatakan, seseorang memberikan penilai kepada orang lain berdasarkan tiga perspektif.

Pertama, perspektif suka yang membuat penilaian seseorang selalu positif.

Kedua, dari perspektif benci yang membuat penilaian seseorang selalu negatif.

Kemudian, yang ketiga, perspektif obyektif yang membuat penilaian seseorang sesuai dengan apa yang terjadi.

"Kalau perbuatan saya mau dinilai apa, terserah yang menilai. Jadi biarkan, mau menilai baik atau buruk perbuatan saya silakan," kata Sanusi.

Sanusi mengatakan, karaoke itu dilakukan untuk menghormati tamu yang sedang berkunjung ke ruang kerjanya.

Saat itu, para tamu itu meminta untuk karaoke sehingga Sanusi melayaninya.

"Ya ada tamu, minta sekadar berkunjung. Lalu kelihatan itu, terus minta nyanyi bareng, ya silakan. Terus ada yang bawa ponsel, terus di-shooting. Ya baru itu saya diminta nyanyi di situ," kata Sanusi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.