Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Kompas.com - 14/10/2019, 12:59 WIB
Warga gotong royong memasang kawat berduri untuk mencegah masuknya kawanan babi hutan yang kerap merusak lahan pertanian warga di Panawangan, Kabupaten Ciamis. IstimewaWarga gotong royong memasang kawat berduri untuk mencegah masuknya kawanan babi hutan yang kerap merusak lahan pertanian warga di Panawangan, Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, KOMPAS.com - Kawanan babi hutan kerap memasuki permukiman dan lahan pertanian warga di Dusun Cogreg, Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pada musim kemarau ini, hewan tersebut merusak sekitar 30 hektar lahan pertanian yang ditanami talas, singkong, serta padi.

" Babi hutan dari Gunung Madati. Hewan turun gunung, mungkin karena kemarau, persediaan makanan di hutan berkurang," kata Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kantor Desa Mekarbuana Anda Lesmana saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Asap Misterius dan Bau Menyengat Keluar dari Sebidang Tanah Warga Jombang

Untuk mencegah masuknya kawanan babi hutan, warga berinisiatif memasang kawat berduri di sepanjang perbatasan kaki gunung dengan lahan pertanian.

Warga berencana memasang kawat berduri sepanjang 3 kilometer.

"Sekarang baru terpasang 1.200 meter," kata Anda.

Pemasangan kawat berduri sudah dimulai sejak dua pekan lalu. Pada pekan pertama terpasang 500 meter dan kedua sepanjang 700 meter.

Tinggi kawat berduri yang dipasang warga mencapai 1,5 meter. Terdapat sejumlah tiang yang dicor untung mengaitkan kawat berduri tersebut.

"Kami gotong royong bersama kepala dusun dan masyarakat," kata Anda.

Dia mengatakan, jarak area hutan dengan lahan pertanian hanya sekitar 300 meter.

Warga sudah merasa jengkel dengan ulah kawanan babi hutan tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X