Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Kompas.com - 14/10/2019, 12:09 WIB
Anggota KPU Palopo, Abdullah Jaya Hartawan, meninggal dunia di Rumah Sakit Mega Buana Palopo, Senin (14/10/2019) pagi. KOMPAS.com/MUH AMRAN AMIRAnggota KPU Palopo, Abdullah Jaya Hartawan, meninggal dunia di Rumah Sakit Mega Buana Palopo, Senin (14/10/2019) pagi.

PALOPO, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo, Sulawesi Selatan, Abdullah Jaya Hartawan, meninggal dunia di Rumah Sakit Mega Buana Palopo, Senin (14/10/2019) pagi.

Informasi tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU Palopo Iswandi Ismail.

Abdullah Jaya Hartawan yang akrab dipanggil Jaya, meninggal dunia karena sakit.

”Saat ini almarhum dibawa ke rumah saudaranya di RSS Balandai untuk disemayamkan. Rencananya akan dikebumikan pada hari ini juga setelah ashar," kata Iswandi.

Baca juga: Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Menurut Iswandi, Jaya awalnya mendatangi rumah sakit setelah merasakan sakit di bagian dada.

“Dia naik ojek sendiri ke rumah sakit, karena mengeluh sakit,” ujar Iswandi.

Dokter RSU Mega Buana Riska menyebutkan, Jaya dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

“Ia tiba sekitar pukul 07.40 Wita, sempat diperiksa sekitar 5 menit di ruang UGD, namun pasien mengembuskan napas terakhirnya,” ucap Riska.

Menurut Riska, Jaya merasakan sakit di dada selama 3 hari terakhir.

“Dia bilang sudah tiga hari sakit di dada. Beliau sakit jantung,” tutur Riska.

Sebelum menjadi anggota KPU, Abdullah Jaya Hartawan aktif bekerja di media massa.

Baca juga: Asap Misterius dan Bau Menyengat Keluar dari Sebidang Tanah Warga Jombang

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Regional
Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Regional
Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

Regional
Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Regional
Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Regional
Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X