SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Kompas.com - 13/10/2019, 20:55 WIB
Sebuah SPBU di Gaduik, Bukittinggi, Sumatera Barat terbakar, Minggu (13/10/2019) Dok: Damkar BukittinggiSebuah SPBU di Gaduik, Bukittinggi, Sumatera Barat terbakar, Minggu (13/10/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Sebuah SPBU di Gaduik, Bukittinggi, Sumatera Barat, terbakar pada Minggu (13/10/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Api diduga berasal dari mobil carry yang mengisi BBM dengan tangki tambahan. Namun demikian, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu.

"Betul ada kebakaran SPBU di Gaduik, Bukittinggi yang terletak di perbatasan antara Bukittinggi dengan Agam," kata Kepala Dinas Damkar Bukittinggi Martius Bayu yang dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Baca juga: Bukan Karena Handphone, Ini Dugaan Penyebab Kebakaran di SPBU Cipayung


"Sumber api diduga dari mobil yang mengisi BBM dengan tangki tambahan," kata Martius menambahkan.

Untuk memadamkan api, diterjunkan empat mobil damkar yang dibantu dua mobil damkar dari Agam.

Api bisa dipadamkan sekitar 20 menit.

Untuk kerugian, kata Martius, ada satu unit mobil carry, dua unit pompa SPBU untuk premium dan pertalite.

"Kerugian ditaksir sekitar Rp 60 juta dengan rincian Rp 40 juta dari SPBU dan Rp 20 juta untuk mobil carry. Sedangkan korban jiwa nihil," ujar dia.

Baca juga: Hutan Gunung Arjuno Kembali Terbakar

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman P Santoso yang dihubungi terpisah mengatakan, masih menyelidiki penyebab kebakaran.

"Saat ini petugas sedang berada di lapangan. Penyebab kebakaran masih kita selidiki," ujar Iman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X