Kisah Marida, Pemulung yang Tiba-tiba Buta, Tak Punya Biaya Berobat hingga Ditinggal Suami Selingkuh

Kompas.com - 13/10/2019, 17:00 WIB
Marida (30) warga Dabo Lama RT 01 RW 03 Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau tiba-tiba saja mengalami kebutaan yang disertai gatal-gatal di sekujur tubuhnya. Dirinya pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo awal Januari 2019 hingga akhirnya dirujuk ke Rumah sakit di Tanjungpinang. Namun karena tidak memiliki biaya, akhirnya wanita yang kesehariannya sebagai pemulung ini memilih untuk dirawat di rumah. DOK. PEMKAB LINGGAMarida (30) warga Dabo Lama RT 01 RW 03 Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau tiba-tiba saja mengalami kebutaan yang disertai gatal-gatal di sekujur tubuhnya. Dirinya pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo awal Januari 2019 hingga akhirnya dirujuk ke Rumah sakit di Tanjungpinang. Namun karena tidak memiliki biaya, akhirnya wanita yang kesehariannya sebagai pemulung ini memilih untuk dirawat di rumah.

BATAM, KOMPAS.com - Marida (30), warga Dabo Lama, RT 01 RW 03 Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau mengidap penyakit aneh.

Marida tiba-tiba saja mengalami kebutaan yang disertai gatal-gatal di sekujur tubuhnya.

Marida pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo awal Januari 2019. Dia kemudian dirujuk ke Rumah sakit di Tanjungpinang.

Namun, karena tidak memiliki biaya, akhirnya wanita yang kesehariannya sebagai pemulung ini memilih untuk dirawat di rumah.

Baca juga: Kisah Penyandang Disabilitas Berbagi Kaki Palsu Gratis, Dibuat dari Besi Rambu Lalu Lintas

Mirisnya sejak obat dari RSUD Dabo habis, sejak itulah wanita yang ditinggal suaminya karena wanita lain ini hanya berbaring di rumahnya.

Penuturan tetangga korban, Asiya (45) penyakit yang diderita Marida berawal saat korban pulang mulung.

Seperti biasanya, selesai memulung Marida kemudian merapikan kardus yang baru saja didapat.

Pada saat akan dibersihkan, ada sesuatu yang masuk ke matanya, hingga menyebabkan matanya tidak bisa melihat.

“Awalnya ada benda yang masuk ke mata, setelah itu waktu dicuci terasa pedih dan pandangan sudah mulai kabur. Bahkan tak lama berselang badan Marida terasa gatal,” kata Aisya melalui telepon, Minggu (13/10/2019).

Marida sempat mendapatkan perawatan di RSUD Dabo dengan menggunakan BPJS Kesehatan,

Marida juga sudah dibuatkan rujukan ke Rumah Sakit di Tanjungpinang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Regional
36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X