BPCB Sarankan 3 Perahu Peninggalan Belanda Segera Diangkat dari Dasar Bengawan Solo

Kompas.com - 12/10/2019, 21:21 WIB
Tim dari BPCB Jawa Timur saat meninjau lokasi penemuan tiga perahu peninggalan zaman Belanda di aliran Bengawan Solo di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jumat (11/10/2019). Dok. tim BPCB Jawa TimurTim dari BPCB Jawa Timur saat meninjau lokasi penemuan tiga perahu peninggalan zaman Belanda di aliran Bengawan Solo di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jumat (11/10/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Pihak Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menyarankan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lamongan segera mengangkat tiga perahu yang diduga kuat peninggalan zaman kolonial Belanda.

Perahu tersebut ditemukan di dasar aliran Sungai Bengawan Solo.

Sebelumnya, warga di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jawa Timur, menemukan tiga perahu karam di dasar Bengawan Solo, dengan sebagian besar badan perahu tertutup lumpur.

“Kemarin memang kami menyarankan agar diusahakan segera diangkat (dari dasar Bengawan Solo) sebelum musim hujan tiba,” ujar arkeolog dari BPCB Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho, saat dihubungi wartawan, Sabtu (12/10/2019).

Baca juga: 3 Perahu di Peninggalan Belanda di Dasar Bengawan Solo Diperkirakan Perahu Penumpang

Wicaksono bersama tim dari BPCB Jawa Timur dengan didampingi perwakilan Disbudpar Lamongan sudah  meninjau lokasi penemuan tiga perahu itu pada Kamis (10/10/2019) lalu.

BPCB juga sudah memastikan bahwa ketiga perahu tersebut sebagai cagar budaya sehingga perlu dilestarikan. 

“Sebab kalau tahun depan, belum tentu juga Bengawan Solo bakal mengalami surut parah seperti tahun ini,” ucap dia.

Baca juga: 3 Perahu di Dasar Bengawan Solo Dipastikan Cagar Budaya Bekas Zaman Belanda

Disbudpar Lamongan memperkirakan, pengangkatan ketiga perahu berbahan baja dari dasar Bengawan Solo bakal membutuhkan bantuan alat berat (crane).

Selain karena sebagian badan perahu tertutup lumpur, juga untuk menjaga bentuk perahu dari kerusakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendapat Ahli soal Fenomena Ikan dan Biota Laut yang Mati di Maluku

Pendapat Ahli soal Fenomena Ikan dan Biota Laut yang Mati di Maluku

Regional
Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental di Garut Divonis Hukuman Mati

Dua Pembunuh Sopir Mobil Rental di Garut Divonis Hukuman Mati

Regional
Adiknya Disinggung di Medsos, 7 Pemuda Aniaya Juru Parkir di Makassar hingga Tewas

Adiknya Disinggung di Medsos, 7 Pemuda Aniaya Juru Parkir di Makassar hingga Tewas

Regional
'Saya Ingin Berbagi dengan Mereka yang Sama-sama Kehilangan Kakinya Seperti Saya'

"Saya Ingin Berbagi dengan Mereka yang Sama-sama Kehilangan Kakinya Seperti Saya"

Regional
Kondisi Membaik, Kapolsek Menes, Polisi yang Ditusuk Saat Menolong Wiranto Tinggalkan RS

Kondisi Membaik, Kapolsek Menes, Polisi yang Ditusuk Saat Menolong Wiranto Tinggalkan RS

Regional
Polisi Periksa Tersangka Kasus Penyunatan Gaji 175 Veteran di Tabanan

Polisi Periksa Tersangka Kasus Penyunatan Gaji 175 Veteran di Tabanan

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Takalar Menebas Leher Seorang Kakek

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Takalar Menebas Leher Seorang Kakek

Regional
Fakta di Balik Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Pemberlakuan Tarif Tak Disosialisasikan

Fakta di Balik Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Pemberlakuan Tarif Tak Disosialisasikan

Regional
Keroyok Sipir, 3 Napi Lapas Sabang Aceh Kabur

Keroyok Sipir, 3 Napi Lapas Sabang Aceh Kabur

Regional
Diduga Keracunan Bubur Ayam, 14 Warga Kota Soe Dirawat di RS

Diduga Keracunan Bubur Ayam, 14 Warga Kota Soe Dirawat di RS

Regional
Dua Warganya Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak, Ini Kata Bupati Karawang

Dua Warganya Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak, Ini Kata Bupati Karawang

Regional
Benarkah Kopi Liberika Bisa Jadi Obat Perut dan Asam Urat?

Benarkah Kopi Liberika Bisa Jadi Obat Perut dan Asam Urat?

Regional
Terpapar Kabut Asap Ekstrem, 500 Sekolah di Palembang Diliburkan

Terpapar Kabut Asap Ekstrem, 500 Sekolah di Palembang Diliburkan

Regional
Longsor Batu di Purwakarta, Pemprov Jabar Tunggu Hasil Investigasi

Longsor Batu di Purwakarta, Pemprov Jabar Tunggu Hasil Investigasi

Regional
Kisah Sedih TKW Rustia Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak

Kisah Sedih TKW Rustia Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X