Polisi: Dua Terduga Teroris di Bali Siap Melawan dan Buang HP ke Air

Kompas.com - 12/10/2019, 19:22 WIB
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Hengky Widjaja. KOMPAS.COM / Ira RachmawatiKepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Hengky Widjaja.

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, saat penangkapan dua terduga teroris AT dan ZAI di Bali, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya panah, airsoft gun, sangkur, handphone, dan laptop. 

“Bapak dan anak ini juga sudah merencanakan apabila sewaktu-waktu ditangkap, merencanakan perlawanan dan membuang HP dan laptop ke dalam air, dari tangan terduga polisi telah mengamankan barang bukti,” kata Hengky Widjaja melalui siaran pers, Sabtu (12/10/2019).

Baca juga: Perilaku TH Terduga Teroris Cengkareng Berubah Sejak Ditinggal Ibunya

Dia mengatakan, Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri dan tim dari Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap keduanya.

AT dan ZAI merupakan orangtua dan anak. Keduanya diduga berbaiat kepada pimpinan kelompok radikal ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

Baca juga: BERITA FOTO: Tangis Istri Kol Kav Hendi di Tengah Serah Terima Jabatan Dandim Kendari ke Kol Inf Alamsyah

Polisi menduga keduanya memiliki hubungan SA, pelaku penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Banten.

Menurut polisi, SA dan AT tergabung dalam satu grup, yakni Menanti Al Mahdi". 

Adapun Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: Terduga Teroris TH Sudah Tak Tinggal Satu Rumah bersama Keluarga

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan. Polisi mengamankan dua pelaku yang terdiri dari satu laki-laki dengan inisial SA atau AR dan satu perempuan yaitu FA.

Polisi menyebut pelaku terpapar radikalisme ISIS. Berdasarkan keterangan polisi, pelaku merupakan simpatisan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X