3 Anggota TNI yang Dicopot karena Istri Hujat Wiranto di Medsos ...

Kompas.com - 12/10/2019, 12:12 WIB
Ilustrasi ujaran kebencian ShutterstockIlustrasi ujaran kebencian
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Tiga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat saksi hukum dan dicopot dari jabatannya.

Para anggota ini mendapatkan hukuman disiplin karena ulah istrinya yang mengunggah konten di media sosial terkait kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Tidak tanggung-tanggung, suami-suami mereka dicopot dari jabatannya masing-masing ditambah penahanan selama 14 hari.

Bukan hanya itu, TNI juga melaporkan istri tiga anggotanya ke polisi terkait konten negatif terkait penusukan Wiranto yang diunggah di media sosial.

Baca juga: Perwira TNI Dicopot dari Jabatan gara-gara Istri, Ini Penjelasannya

 

Istri Kodim Kendari

Ilustrasi.Thinkstock Ilustrasi.
Tiga anggota personel TNI yang mendapatkan sanksi adalah Kolonel HS yang menjabat sebagai Kodim Kendari, Sersan Dua Z, dan Peltu YNS, anggota POMAU Lanud Muljono Surabaya.

Sementara ketiga istri mereka, yakni IPDL, LZ, dan FS telah dilaporkan ke polisi karena dianggap melanggar UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019) mengatakan pencopotan anggotanya tersebut telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2014 yaitu tentang disiplin militer.

Baca juga: Selain Dicopot, Dandim Kendari Juga Ditahan 14 Hari gara-gara Unggahan Istri

 

Harus netral

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Kepala Subdinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel (Sus) Muhammad Yuris dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/10/2019) menjelaskan bahwa dalam urusan politik, posisi prajurit TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) harus netral.

"Oleh karena itu, KBT dilarang berkomentar, termasuk di media sosial yang berdampak pendiskreditan pemerintah maupun simbol-simbol negara. KBT yang kedapatan melanggar, dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku," ujar Yuris.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIV Hasanuddin Letnan Kolonel Maskun Nafik.

Baca juga: Alasan Perwira TNI Dicopot gara-gara Ulah Istri di Media Sosial

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cemburu ke Mantan Istri, Pemuda di Makassar Serang Warga Pakai Samurai

Cemburu ke Mantan Istri, Pemuda di Makassar Serang Warga Pakai Samurai

Regional
Uang Dana Desa di Cianjur Dirampok, Begini Kronologinya

Uang Dana Desa di Cianjur Dirampok, Begini Kronologinya

Regional
Patok Akademi TNI Dipasang di Kantornya, Wali Kota Magelang: Pelayanan Tetap Normal

Patok Akademi TNI Dipasang di Kantornya, Wali Kota Magelang: Pelayanan Tetap Normal

Regional
IRT Tewas Bakar Diri, Korban Sering Melamun dan Tak Serumah dengan Suaminya

IRT Tewas Bakar Diri, Korban Sering Melamun dan Tak Serumah dengan Suaminya

Regional
Saat Ketua DPRD Riau Dimarahi Hakim

Saat Ketua DPRD Riau Dimarahi Hakim

Regional
Latihan Silat Berujung Maut, Korban Tewas akibat Benturan di Kepala

Latihan Silat Berujung Maut, Korban Tewas akibat Benturan di Kepala

Regional
Upaya Jawa Timur Turunkan Kasus Covid-19 Sesuai Permintaan Jokowi...

Upaya Jawa Timur Turunkan Kasus Covid-19 Sesuai Permintaan Jokowi...

Regional
Hilang saat Mencari Ikan, Nelayan Ini Ditemukan Tewas di Selat Bunaken

Hilang saat Mencari Ikan, Nelayan Ini Ditemukan Tewas di Selat Bunaken

Regional
Viral, Video Pengejaran dan Suara Tembakan Mirip Adegan Film

Viral, Video Pengejaran dan Suara Tembakan Mirip Adegan Film

Regional
Pemkab Sleman Susun Ulang Mitigasi Bencana Gunung Merapi Sesuai Protokol Covid-19

Pemkab Sleman Susun Ulang Mitigasi Bencana Gunung Merapi Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Kunjungi Kanwil BRI Malang, Wali Kota Sutiaji Pastikan Pelayanan Nasabah Aman

Kunjungi Kanwil BRI Malang, Wali Kota Sutiaji Pastikan Pelayanan Nasabah Aman

Regional
Sertifikat Tanah Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Ditargetkan Terbit Bulan Ini

Sertifikat Tanah Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Ditargetkan Terbit Bulan Ini

Regional
Ibu Ini Live di Media Sosial Setelah Curi Emas, Hasil Penjualan Dipakai Berfoya-foya

Ibu Ini Live di Media Sosial Setelah Curi Emas, Hasil Penjualan Dipakai Berfoya-foya

Regional
Terungkap, Mobil Kaca Pecah yang Ditinggal Ternyata Milik Residivis Narkoba yang Dikejar Polisi

Terungkap, Mobil Kaca Pecah yang Ditinggal Ternyata Milik Residivis Narkoba yang Dikejar Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Juli 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X