Gatot Nurmantyo Minta Generasi Muda Waspadai Hoaks karena Bisa Picu Peperangan

Kompas.com - 12/10/2019, 12:00 WIB
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berpose sebelum menjadi narasumber di acara Satu Meja The Forum di studio satu Kompas TV, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESJenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berpose sebelum menjadi narasumber di acara Satu Meja The Forum di studio satu Kompas TV, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo meminta generasi muda agar mewaspadai informasi hoaks, karena dapat memicu peperangan.

"Banyak peperangan di berbagai negara karena dipicu hoaks, harus diwaspadai bersama," kata Gatot saat ceramah kebangsaan di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/10/2019).

Menurut Gatot, peperangan besar yang pernah terjadi antara Inggris dan Spanyol di Amerika, serta perang Irak dan Vietnam menjadi bukti bahwa hoaks sangat berbahaya.

Namun, Gatot tidak menjelaskan detail hoaks apa yang dia maksud.

Dia melanjutkan, setiap generasi diharapkan mampu memverifikasi informasi yang kian deras mengalir seiring berkembangnya teknologi smartphone.

"Jangan menjadi generasi menunduk karena selalu melihat handphone. Kalian harus melihat masa depan dan menggunakan teknologi dengan baik," ujar dia.

Di satu sisi, teknologi informasi dinilai Gatot membawa dampak positif bagi generasi bangsa.

Sebab, konektivitas terjalin dengan mudah serta adanya interaksi yang lebih luas dengan berbagai belahan dunia.

Generasi muda juga menjadi lebih kreatif dengan banyak contoh dan inspirasi yang bisa dilihat.

"Anda ini semua mau jadi apa terserah. Yang penting waspadai tantangannya. Sebagai daerah yang kaya sumber daya alam, Indonesia diincar banyak bangsa asing," ucapnya.

Selain tantangan informasi, Gatot mengingatkan adanya prediksi migrasi besar-besaran umat manusia dari Afrika dan wilayah Timur Tengah karena faktor sumberdaya alam dan bencana kekeringan.

"Indonesia karena berada di ekuator memiliki semuanya. Nanti mereka ramai-ramai cari makan di sini," ujar Gatot.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Takalar Menebas Leher Seorang Kakek

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Takalar Menebas Leher Seorang Kakek

Regional
Fakta di Balik Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Pemberlakuan Tarif Tak Disosialisasikan

Fakta di Balik Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Pemberlakuan Tarif Tak Disosialisasikan

Regional
Keroyok Sipir, 3 Napi Lapas Sabang Aceh Kabur

Keroyok Sipir, 3 Napi Lapas Sabang Aceh Kabur

Regional
Diduga Keracunan Bubur Ayam, 14 Warga Kota Soe Dirawat di RS

Diduga Keracunan Bubur Ayam, 14 Warga Kota Soe Dirawat di RS

Regional
Dua Warganya Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak, Ini Kata Bupati Karawang

Dua Warganya Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak, Ini Kata Bupati Karawang

Regional
Benarkah Kopi Liberika Bisa Jadi Obat Perut dan Asam Urat?

Benarkah Kopi Liberika Bisa Jadi Obat Perut dan Asam Urat?

Regional
Terpapar Kabut Asap Ekstrem, 500 Sekolah di Palembang Diliburkan

Terpapar Kabut Asap Ekstrem, 500 Sekolah di Palembang Diliburkan

Regional
Longsor Batu di Purwakarta, Pemprov Jabar Tunggu Hasil Investigasi

Longsor Batu di Purwakarta, Pemprov Jabar Tunggu Hasil Investigasi

Regional
Kisah Sedih TKW Rustia Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak

Kisah Sedih TKW Rustia Jadi Korban Perdagangan Manusia di Irak

Regional
Senin Malam, Prabowo Bertemu Cak Imin, Ini yang Akan Dibahas

Senin Malam, Prabowo Bertemu Cak Imin, Ini yang Akan Dibahas

Regional
Tabrak Truk di Tol Trans Sumatra, Mahasiswa Kedokteran Unila Tewas

Tabrak Truk di Tol Trans Sumatra, Mahasiswa Kedokteran Unila Tewas

Regional
BMKG Sebut Angin Jadi Penyebab Kabut Asap Ekstrem di Palembang

BMKG Sebut Angin Jadi Penyebab Kabut Asap Ekstrem di Palembang

Regional
Kurikulum Pengelolaan Sampah Siap Diterapkan di Semua PAUD Karawang

Kurikulum Pengelolaan Sampah Siap Diterapkan di Semua PAUD Karawang

Regional
2 Teroris Ditangkap di Bali, Polisi Tingkatkan Keamanan di Bandara hingga Pusat Pariwisata

2 Teroris Ditangkap di Bali, Polisi Tingkatkan Keamanan di Bandara hingga Pusat Pariwisata

Regional
Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X