Sipir dan Istrinya Ditangkap Terkait 48 Kilogram Sabu dari Malaysia

Kompas.com - 12/10/2019, 10:38 WIB
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat Arman Depari dalam konferensi pers di halaman Kantor BNNK Langsa, Jumat (11/10/2019). BNN LangsaDeputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat Arman Depari dalam konferensi pers di halaman Kantor BNNK Langsa, Jumat (11/10/2019).


LANGSA, KOMPAS.com - Sipir berinisial DU (36) yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Lapas Kelas II B Langsa, Aceh, ditangkap tim dari Badan Narkotika Nasional ( BNN).

DU ditangkap bersama istrinya, NM (31). Keduanya ditangkap terkait kepemilikan 48 kilogram narkotika jenis sabu asal Malaysia.

“Awalnya DU kita tangkap pada 7 Oktober 2019 di Kota Langsa, Aceh, dan dirinya mengaku kalau narkoba itu disimpan di rumahnya, sehingga petugas langsung menggerebek rumahnya di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur,” kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari dalam konferensi pers di halaman Kantor BNNK Langsa, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Penumpang Bandara Hang Nadim Simpan Sabu di Dalam Pembalut

Saat penggerebekan di rumah DU, petugas menyita 20 kilogram sabu-sabu.

Sementara, sisa 24 kilogram lagi telah dijual. Sebagian pembeli langsung mengambil barang haram itu ke rumah pelaku.

Menurut Arman, awalnya petugas BNN menerima informasi ada sabu-sabu yang masuk ke perairan Aceh Timur dari Malaysia.

"Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan, dari hasil tersebut dicurigai ada salah satu oknum pegawai negeri ini,” tutur Arman.

Saat digerebek, istri pelaku berupaya menyembunyikan sabu-sabu itu di lemari dapur.

Namun, petugas tidak terkecoh dan berhasil menyita sabu-sabu tersebut.

Dalam kasus ini, BNN menyita satu mobil Honda Civic dan dua unit ponsel milik tersangka.

“Keduanya akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Arman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X