Modus Begal: Tabrakan Diri, Begitu Ditolong Langsung Todongkan Pisau ke Korban

Kompas.com - 11/10/2019, 21:12 WIB
- Tetra Images-

BATAM, KOMPAS.com – Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan dan pemerasan, dengan modus pura-pura tertabrak, begitu akan ditolong, pelaku langsung menodongkan pisau ke korbannya.

Pelaku tersebut yakni inisial ASM (39), bahkan saat diamankan pelaku sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya ditembak polisi di bagian kaki.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan pelaku ditangkap atas dasar dari dua Laporan Polisi (LP) korban kejahatan.

Selanjutnya Tim dari Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Baca juga: Polisi Ungkap Pencurian dengan Kekerasan Bermodus Penggerebekan Suami-Istri

"Bahkan aksi pelaku ini sudah sangat meresahkan warga Batam, dan sempat viral di salah satu jejaring sosial," kata Erlangga di Mapolda Kepri, Jumat (11/10/2019) petang tadi.

Erlangga mengatakan aksi yang dijalankan pelaku sendiri adalah dengan cara berpura-pura membuat masalah dan bersenggolan atau tertabrak dengan korban di tempat keramaian, kemudian mengajak korban ketempat yang sepi dengan alasan untuk membicarakan masalah tersebut.

Namun saat berada di tempat sepi itulah pelaku merampas barang-barang berharga korban sambil mengancam dengan menggunakan senjata tajam dan borgol.

Dari pengakuan pelaku yang merupakan seorang Residivis yang bebas dari penjara pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu, dirinya sudah melakukan pemerasan sebanyak 10 kali diseputaran Pasar Tos 3.000 Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Baca juga: Modus Cari Jangkrik, Seorang Kakek 2 Kali Perkosa Siswi SD

Diancam 9 tahun penjara

Pertama di bulan Agustus sebanyak 3 kali, Bulan September 5 kali dan bulan Oktober sebanyak 2 kali, bahkan barang-barang hasil pemerasan telah dijual ke pasar Jodoh.

"Keuntungan yang didapat dari satu orang mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 5 jutaan, bahkan kalau lagi beruntung bisa lebih," kata Erlangga menirukan ucapan pelaku.

Senada diungkapkan Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto yang mengatakan tidak saja pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 1 buah borgol dan 1 bilah pisau.

Kemudian 4 unit handphone berbagai merk, 1 buah topi warna hitam, 1 buah tas sandang warna coklat dan 1 buah kartu tanda pemasyarakatan Rutan Pekanbaru.

"Pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP dan atau pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun," jelasnya.

Baca juga: Dua Begal Ditangkap Setelah Dikejar-kejar Korban Perempuan Muda

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Calon Jemaah: Saya Bersyukur Ditunda karena Situasi Seperti Ini

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Calon Jemaah: Saya Bersyukur Ditunda karena Situasi Seperti Ini

Regional
Dianggap Sebar Hoaks Corona, 2 Warga Disanksi Tempel Permintaan Maaf di 3 Kecamatan

Dianggap Sebar Hoaks Corona, 2 Warga Disanksi Tempel Permintaan Maaf di 3 Kecamatan

Regional
Costumer Service Bank Swasta di Kota Tegal Positif Corona ,131 Karyawan Jalani 'Rapid Test'

Costumer Service Bank Swasta di Kota Tegal Positif Corona ,131 Karyawan Jalani "Rapid Test"

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 9 Pasien Positif Setelah 2 Hari Nihil Kasus

Update Covid-19 Maluku: Tambah 9 Pasien Positif Setelah 2 Hari Nihil Kasus

Regional
Sabang Mulai Buka Tempat Wisata dan Transportasi Laut

Sabang Mulai Buka Tempat Wisata dan Transportasi Laut

Regional
Obat Corona yang Didapatkan Pemprov Maluku dari China Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

Obat Corona yang Didapatkan Pemprov Maluku dari China Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

Regional
Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Terus Menurun

Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Terus Menurun

Regional
Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Regional
BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

Regional
Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Regional
8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

Regional
Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Regional
Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Regional
Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Regional
Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X