Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Ada Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Ruas Jalan Ini Akan Ditutup

Kompas.com - 11/10/2019, 18:55 WIB
Bundaran Tugu Muda di Kota Semarang, Jawa Tengah. BARRY KUSUMABundaran Tugu Muda di Kota Semarang, Jawa Tengah.


KOMPAS.com
- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menutup 5 ruas jalan yang mengarah ke Bundaran Tugu Muda Kota Semarang terkait penyelenggaraan upacara peringatan  Pertempuran Lima Hari di Semarang, Senin (14/10/2019) malam.

Total ada 5 ruas jalan yang ditutup, yakni Jalan Pandanaran (Simpang Kyai Saleh sampai Depan Holland Bakery), dan Jalan Dr. Sutomo (Kampung Pelangi – Jl. Hos Cokroaminoto sampai depan Gereja Katedral).

Kemudian Jalan Soegijapranoto (Depan LP Wanita sampai Wisma Perdamaian), Jalan Imam Bonjol (Simpang Indraprasta sampai depan Udinus), dan Jalan Pemuda (depan Paragon sampai jalan Simpang).

Penutupan itu akan berlangsung pada saat pelaksanaan gladi bersih, Minggu (13/10/2019) dan pada saat upacara, Senin, (14/10/2019) mulai pukul 17.00-22.00 WIB.

Adapun pengalihan arus jalan adalah Jalan Indraprasta yang sebelumnya searah dibuat 2 arah dan jalan HOS Cokroaminoto sebelah pasar Bulu menuju ke arah barat.

Sejumlah ruas jalan di Tugu Muda Semarang akan ditutup saat pelaksanaan peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Semarang. DOK. Humas Pemerintah Kota Semarang Sejumlah ruas jalan di Tugu Muda Semarang akan ditutup saat pelaksanaan peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Semarang.
“Karena jalan yang menuju Bundaran Tugu Muda akan ditutup total pada hari Minggu dan Senin besok, maka kepada warga masyarakat dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain guna menghindari terjadinya kemacetan," tutur Kabag Humas dan Protokol Wing Wiyarso.

Lebih lanjut, Wing mengatakan, bagi warga masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung upacara peringatan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Semarang telah menyediakan kantong-kantong parkir.

Lokasinya adalah di VIP di Gereja Katedral, VVIP di Wisma Perdamaian, untuk pengunjung di DP Mall dan Pasar Bulu, dan untuk peserta sesuai daerah persiapan.

Baca juga: Jaga Kenyamanan Pengunjung di Kota Lama, Pemkot Semarang Gelar Car Free Night

Sebagai informasi, dalam peringatan tersebut akan ada beberapa rangkaian acara kegiatan. Mulai dari penembakan tunggal, penembakan rentetan, pembacaan cukilan sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang oleh Budayawan Kota Semarang, hingga drama teatrikal yang diperankan oleh anak-anak muda Kota Semarang.

Adapun yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dalam peringatan Pertempuran Lima Hari kali ini akan ada acara penganugerahan Semarang Award.

Dalam penganugerahan itu, Pemkot Semarang akan memberikan penghargaan kepada pelaku sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Menurut rencana upacara peringatan pertempuran lima hari tersebut akan dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kota Semarang, dan para pejuang veteran yang terlibat langsung dalam Pertempuran Lima Hari.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
komentar di artikel lainnya