Usut Kematian Kuasa Hukum Walhi Sumut, Kapolda Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 11/10/2019, 16:40 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan jajarannya menunjukkan barang-barang milik Golfrid yang hilang setelah dibawa ke rumah sakit Mitra Sejati. Ternyata barang-barang tersebut diambil oleh orang-orang yang membawanya ke rumah sakit. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan. KOMPAS.com/DEWANTOROKapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan jajarannya menunjukkan barang-barang milik Golfrid yang hilang setelah dibawa ke rumah sakit Mitra Sejati. Ternyata barang-barang tersebut diambil oleh orang-orang yang membawanya ke rumah sakit. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan.

MEDAN, KOMPAS.com -Polda Sumatera Utara membentuk tim khusus untuk mengusut kasus kematian kuasa hukum Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara, Golfrid Siregar.

Tim tersebut terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, tim khusus itu akan melakukan penyelidikan secara komprehensif terhadap temuan yang ada.

"Ibarat membuat gambar dari suatu cerita dari kejadian di atas, kemudian kita susun menjadi gambaran suatu kasus yang diperoleh berdasarkan fakta-fakta yang ada," kata Agus dalam konferensi pers di Polda Sumut, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Kasus Kematian Aktivis Walhi, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pencurian

Menurut Agus, kasus kematian Golfrid menimbulkan spekulasi.

Saat ini, polisi berusaha memastikan, apakah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, atau ada tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan korban tewas.

"Karena sebelumnya kejadian ini berawal dari penemuan korban yang tidak diketahui identitasnya pada tanggal 3 Oktober 2019, dini hari, yang dibawa ke Rumah Sakit mitra Sejati kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Adam Malik," kata Agus.

Menurut Agus, barang-barang milik Golfrid hilang saat dibawa ke rumah sakit.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan sejumlah tersangka terkait pencurian barang milik Golfrid.

Sementara itu, polisi menemukan petunjuk lain.

Menurut polisi, diketahui bahwa Golfrid berpamitan dengan istrinya untuk bertemu dengan seseorang pada 2 Oktober 2019, sekitar pukul 17.00 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X