Kisah 2 Srikandi TNI AU Taklukkan Pesawat Militer: Mega Takut Gagal "Landing", Anisa Fobia Ketinggian

Kompas.com - 10/10/2019, 19:58 WIB
Letda Pnb Mega Coftiana (24) dan Letda Pnb Anisa Amalia Octavia (25) penerbang wanita TNI AU saat ditemui di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Kamis (10/10/2019). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKLetda Pnb Mega Coftiana (24) dan Letda Pnb Anisa Amalia Octavia (25) penerbang wanita TNI AU saat ditemui di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Kamis (10/10/2019).

MALANG, KOMPAS.com - Letda Pnb Mega Coftiana (24) dan Letda Pnb Anisa Amalia Octavia (25) merupakan dua orang prajurit penerbang wanita TNI Angkatan Udara (AU).

Keduanya merupakan lulusan taruna wanita Akdemi Angkatan Udara (AAU) pertama yang jadi penerbang.

Keduanya pun memiliki kisah yang mengesankan sebagai seorang penerbang wanita.

Mega mengaku, dirinya sangat terkesan saat diberi kesempatan terbang seorang diri dengan pesawat latih.

Baca juga: Kisah Bripda Linda dan Bripda Vellycia, Dua Srikandi Penjaga Malam di Utara Jakarta

 

Kesempatan itu didapatkan Mega saat menempuh pendidikan di Sekolah Penerbangan (Sekbang) di Pangkalan Udara Adisudjipto Yogyakarta.

“Yang paling berkesan itu saat saya diberi kesempatan terbang solo,” kata Mega saat diwawancara di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Kamis (10/10/2019).

Soal berada di ketinggian, prajurit kelahiran Ujung Pandang, 6 Maret 1995, itu mengaku tidak masalah. Sebab ia tidak memiliki fobia ketinggian.

“Saya biasa saja sebenarnya karena tidak ada fobia,” katanya.

“Hanya saat pertama terbang solo, saya merasa takut, bagaimana caranya saya landing dengan selamat. Terus membuktikan kepercayaan instruktur yang sudah memberikan kesempatan terbang solo,” katanya.

Saat ini, Mega ditempatkan di Skadron 4 Lanud Abdulrachman Saleh. Mega dipercaya untuk menerbangkan pesawat jenis Cassa 212 Aviocar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X