Kompas.com - 10/10/2019, 17:54 WIB

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Pemilihan kepala desa di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta yang akan digelar serentak akan digelar di 56 desa yang dilaksankan pada 23 November 2019 mendatang, akan diikuti tiga pasangan suami istri sebagai rival.

Dari segi aturan, tidak ada yang dilanggar. 

Tiga desa yang bakal calonnya merupakan pasangan suami-istri terjadi di Desa Rejosari, Semin, Kecamatan Semin dan Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen.

Mereka bertarung untuk merebutkan kursi kepala desa yang akan diemban selama 6 tahun mendatang. 

Baca juga: Dua Pasang Suami Istri Berlaga di Pilkades Serentak Kabupaten Semarang

Kades Semin, Tri Sudarno membenarkan dirinya mencalonkan diri bersama istrinya Parsi. Hal ini  dikarenakan tidak ada calon lain yang maju maka terpaksa menyuruh istrinya maju sebagai lawan dalam pilkades.

Hal ini untuk mengantisipasi dirinya tidak mendapatkan lawan yang membuat penyelenggaran pilkades ditunda hingga 2021. 

Bersama istri, Tri mengaku akan tetap menggelar kampanye. Hal ini dibutuhkan untuk menyampaikan terkait dengan program kerja yang akan dijalankan saat menjadi kades.

“Rakyat harus tahu visi misi kami apa. Jadi, kampanye tetap dijalankan,” katanya saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon Rabu (10/10/2019). 

Kepala Desa Rejosari, Paliyo membenarkan, jika dirinya maju bersama istri, Sri Handayani dalam pilkades di tahun ini. Keputusan untuk maju berdua dikarenakan tidak ada calon lain yang mendaftar dan pilkades diundur.

"Keputusan ini sudah saya pikirkan sejak lama, sehingga saat pendaftaran hari terakhir istri saya suruh mendaftar,” kata Paliyo saat dihubungi wartawan melalui telepon. 

Kepala Desa Sambirejo, Yuliasih Dwi Martini mengatakan dirinya tidak lagi maju dalam pilkades. Untuk jabatan yang didudukinya sudah ada dua calon yang maju. Yakni pasangan suami istri Sunardi, yang juga Kepala Seksi Pemerintah Desa Sambirejo.

"Iya, keduanya akan maju untuk menggantikan saya," katanya. 

Baca juga: Dikalahkan Sopir Bus, Paman Jokowi Gagal di Pilkades Sragen

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Muhammad Farkhan mengatakan, dalam pelaksanaan Pilkades minimal harus ada dua calon yang maju.

Apabila pada saat pendaftaran hanya ada satu pendaftar, maka panitia wajib melakukan perpanjangan masa pendaftaran.

Namun jika masa perpanjangan tetap tidak ada atau hanya satu maka akan ditunda sampai pilkada serentak berikutnya. 

Menurut dia, pasangan suami istri maju dalam pilkades bukan hal yang baru di Gunungkidul. Pilkades serentak tahun lalu ada dua desa yang calonnya juga pasangan suami istri, yakni Desa Kepek, Kecamatan Saptosari dan Dengok, Kecamatan Playen.

"Dalam aturan tidak ada larangan pasangan suami istri untuk maju," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.