KILAS DAERAH

Pemdaprov Jabar Subsidi "Tipping Fee" TPPAS Regional Legok Nangka

Kompas.com - 10/10/2019, 17:33 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (memakai peci warna hitam) berfoto bersama lima kepala daerah di Jabar yang sepakat tentang tipping fee TPPAS Regional Legok Nangka di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat Rabu (9/10/2019). DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (memakai peci warna hitam) berfoto bersama lima kepala daerah di Jabar yang sepakat tentang tipping fee TPPAS Regional Legok Nangka di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat Rabu (9/10/2019).


KOMPAS.com
- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) akan menyubsidi tipping fee atau besaran biaya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka 30 persen atau Rp 115.800 per ton.

Sementara itu, 70 persen tipping fee atau Rp 270.200 per ton sampah dibebankan kepada pemda pengguna layanan pengelolaan sampah TPPAS Regional Legok Nangka.

Adapun enam pemerintah kota dan kabupaten di Jabar menyepakati tipping fee TPPAS Regional Legok Nangka Rp 386.000.

Enam pemerintah daerah itu yakni, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Pemkab Garut, Pemkab Sumedang, Pemkab Bandung Barat, dan Pemkot Cimahi.

Baca juga: Kebut Proyek TPPAS Legoknangka, Pemdaprov Jabar Kerja Sama dengan Kemenkeu

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat terkait TPPAS Regional Legok Nangka antara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan enam kepala daerah tersebut di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (9/10/2019).

Emil—sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, kesepakatan mengenai tipping fee penting sebagai syarat dimulainya proses lelang TPPAS Regional Legok Nangka.

“Dalam proses lelang ini dibutuhkan kesepahaman, komitmen dari kota/kabupaten untuk menyepakati besaran tipping fee,” kata Emil.

Emil menambahkan, dalam layanan pengelolaan sampah ini, Pemdaprov Jabar memberikan fasilitas Stasiun Peralihan Antara (SPA).

SPA berfungsi untuk memilah sampah guna mengurangi volume sampah sebelum masuk ke TPPAS Regional Legok Nangka.

Berikan insentif

Pada kesempatan yang sama, Emil menuturkan Pemdaprov Jabar akan memberikan insentif kepada Pemkab atau Pemkot yang berhasil mengurangi kuantitas sampah ke TPPAS Regional Legok Nangka.

“Kami juga sedang mempersiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk memberikan insentif kepada daerah yang berhasil mengurangi sampah-sampahnya dengan cara 3R (reduce, reuse, recylce) dalam bentuk dukungan dana dari provinsi,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X