Dapat Helm Gratis dari Polisi, Mahasiswa Unpad Kini Akan Taati Aturan

Kompas.com - 10/10/2019, 17:11 WIB
Polres Sumedang membagikan helm gratis kepada mahasiswa di depan kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHPolres Sumedang membagikan helm gratis kepada mahasiswa di depan kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa Unpad Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dikejutkan dengan banyaknya aparat kepolisian di depan gerbang masuk kampus, Kamis (10/10/2019) siang.

Dari kejauhan, sebagian mahasiswa yang menduga tengah ada tilang di lokasi tersebut memilih untuk berbalik arah.

Sebagian lainnya, meski tak memakai helm mereka malah cuek dan tetap melaju berusaha memasuki gerbang kampus.

Saat dihentikan polisi, salah seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Hanais Intisyar (20) ditanya alasannya tidak menggunakan helm.

Baca juga: Kena Tilang Operasi Patuh, Warga Madiun Malah Dapat Helm Gratis

Hanais hanya menjawab ia tidak menggunakan helm karena terburu-buru dan jarak antara indekos dengan kampus Unpad dekat.

"Tadi buru-buru ke kampus lupa gak pakai helm. Ini ada apa ya Pak polisi?" tanya Hanais.

Mendengar pertanyaan itu, pihak kepolisian langsung memberikan penjelasan bahwa mereka tengah membagi-bagikan helm gratis khusus kepada mahasiswa Unpad Jatinangor.

Hanais pun mendapatkan helm gratis yang dibagikan jajaran Polres Sumedang.

"Terima kasih, saya senang dapat helm baru. Lain kali, biar pun jarak yang akan saya tempuh dekat, saya akan memakai helm sesuai aturan," ujarnya kepada Kompas.com di lokasi operasi Simpatik Polres Sumedang.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, operasi Simpatik ini digelar untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas kepada warga, khususnya mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Sumedang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X