Penjelasan Ganjar soal Salaman Tempel Dahi dengan Wali Kota Surakarta

Kompas.com - 10/10/2019, 15:42 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui awak media di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks perkantoran Provinsi Jateng, Kamis (10/10/2019). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui awak media di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks perkantoran Provinsi Jateng, Kamis (10/10/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda untuk berjabat tangan. Terlebih berjabat tangan atau bersalaman yang dapat mengandung makna tertentu.

Seperti yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat keduanya berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Rabu (9/10/2019) kemarin.

Gaya bersalaman kedua politikus PDI-P tersebut memang cukup berbeda dan terbilang unik dengan yang lain.

Baca juga: Soal Dugaan Bullying Pelajar SD di Grobogan, Ini Komentar Ganjar

Di saat para pejabat yang lain bersalaman seperti biasa dengan "cipika cipiki", mereka malah bersalaman dengan saling menempelkan dahi masing-masing.

Ganjar mengaku gaya bersalaman tersebut sesungguhnya tidak memiliki makna apa pun. Bahkan sempat disebut-sebut gaya bersalaman mereka seperti layaknya adu banteng.

"Jadi memang bukan adu banteng, bukaan. Gak ada makna apa pun. Iku koncoku (dia temanku), sudah biasa senenge aneh-aneh (senangnya aneh-aneh). Biasanya orang kan cipika cipiki, lha ini Pak Rudy sama saya cuman dung! Gitu," jelas Ganjar saat ditemui Kompas.com di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks perkantoran Provinsi Jateng, Kamis (10/10/2019).

Ganjar mengungkapkan persahabatan mereka memang sudah terjalin erat sejak dahulu. Sehingga bersalaman dengan gaya menempelkan dahi tersebut sudah merupakan kebiasaan sejak lama.

"Sejak dulu sudah kekancan lawas (berteman lama). Nek guyon nganti ngakak-ngakak ngekek ngekek orak ono sing ditutup-tutupi (kalau bercanda sampai tertawa terbahak bahak gak ada yang ditutupi)," jelas Ganjar.

Baca juga: Ganjar: Kalau Tidak Mau Gaji Kecil, Jangan Jadi Kepala Daerah

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Regional
Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Regional
Tak Masuk Wilayah Prioritas Penerapan New Normal, Ini Penjelasan Gubernur Bali

Tak Masuk Wilayah Prioritas Penerapan New Normal, Ini Penjelasan Gubernur Bali

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Pemkot: Setelah Itu Dikasih Warna Apa Lagi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Pemkot: Setelah Itu Dikasih Warna Apa Lagi?

Regional
Truk Tabrak Tronton di Tol, Sopir Tewas

Truk Tabrak Tronton di Tol, Sopir Tewas

Regional
Belum Putuskan Tahun Ajaran Baru, Surabaya Tunggu Pedoman Resmi Kemendikbud

Belum Putuskan Tahun Ajaran Baru, Surabaya Tunggu Pedoman Resmi Kemendikbud

Regional
Pemkot Banjarmasin Persiapkan 5 Fase Sebelum Terapkan 'New Normal'

Pemkot Banjarmasin Persiapkan 5 Fase Sebelum Terapkan "New Normal"

Regional
Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Regional
Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Regional
Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Regional
Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Regional
7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

Regional
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Batal Diisolasi

Gubernur Babel Erzaldi Rosman Batal Diisolasi

Regional
Polisi Gadungan Tipu Belasan Perempuan, Ajak Kencan Malah Bawa Kabur Barang Korban

Polisi Gadungan Tipu Belasan Perempuan, Ajak Kencan Malah Bawa Kabur Barang Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X