Artis Mandala Shoji Ambil Formulir Calon Wali Kota Surabaya Lewat Partai Nasdem

Kompas.com - 10/10/2019, 15:20 WIB
Artis peran Mandala Shoji ditemui di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019). GRID.ID/RISSA INDRASTYArtis peran Mandala Shoji ditemui di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Artis Mandala Shoji, disebut mengambil formulir untuk calon wali kota Surabaya di Partai Nasdem. Formulir diambil oleh kelompok relawan Mandala Shoji bernama Garda Yudha Nusantara, Selasa (8/10/2019) lalu di kantor DPD Partai Nasdem Jalan Pandegiling Surabaya.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Nasdem Kota Surabaya, Srihono, dikonfirmasi Kamis (10/10/2019) membenarkan relawan Mandala Shoji mengambil formulir pendaftaran di kantornya.

"Yang mengambil kelompok relawan, untuk mendaftarkan Mandala Shoji," terangnya.

Baca juga: Pernah Dipenjara, Mandala Shoji Tidak Kapok Berpolitik

Srihono mengaku sempat berkomunikasi dengan Mandala Shoji melalui telepon untuk memastikan pendaftaran tersebut.

"Yang bersangkutan berjanji akan mengembalikan langsung nantinya, tanpa diwakilkan," ujarnya.

Dia belum memastikan, kapan Mandala akan mengembalikan formulir pendaftaran. Yang pasti, kata Srihono, Partai Nasdem Surabaya akan menunggu hingga sebelum 15 Oktober, karena selanjutnya akan dilakukan fit and proper test dan penyampaian visi dan misi bakal calon wali kota Surabaya.

Mandala Shoji, kata dia, adalah bakal calon wali kota ke-14 yang mendaftar melalui Partai Nasdem untuk mengikuti Pilwali Surabaya.

Ke-13 nama calon yang sudah mendaftar adalah nama-nama baru seperti Haryanto (Ketua Peradi Surabaya), Lia Istifahma (Pengurus Fatayat NU Jatim), dan Dwi Astuti (Muslimat NU Jatim).

Baca juga: Mandala Shoji, Politik dan Artis-artis yang Terjerat Kasus Hukum

Mandala Shoji, mantan caleg Partai Amanat Nasional sebelumnya sempat bermasalah hukum. Dia dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran pemilu saat melakukan kampanye di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat pada 19 Oktober.

Dia divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 Desember 2018.

Mandala sempat mengajukan banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas vonis itu pada 20 Desember 2018. Namun, upaya bandingnya ditolak pada 31 Desember 2018. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X