Detik-detik Wiranto Ditusuk Orang Tidak Dikenal di Pandeglang

Kompas.com - 10/10/2019, 13:36 WIB
Menko Polhukam Wiranto menyampaikan arahan kepada pengungsi di Posko pengungsian di Makodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Papua, Selasa (8/10). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/amaMenko Polhukam Wiranto menyampaikan arahan kepada pengungsi di Posko pengungsian di Makodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Papua, Selasa (8/10).

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ditusuk oleh dua orang tidak dikenal, Kamis (10/10/2019) siang.

Peristiwa penusukan terjadi di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, usai Wiranto menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.

Seorang warga, Madrain (27) menyebut detik-detik penusukan terjadi sekitar pukul 12.00. Saat itu, Wiranto baru turun dari mobil untuk naik helikopter kembali ke Jakarta.

Baca juga: 2 Orang Terduga Pelaku Penyerangan Wiranto Diamankan

"Rombongan berhenti, beberapa orang ikut menjaga Wiranto ketika turun dari mobil, tiba-tiba ada satu orang tidak dikenal menusuk Pak Wiranto, lalu ada satu orang perempuan lagi bercadar yang berusaha untuk menusuk," kata Madrain, kepada wartawan di Alun-alun Menes, Kamis (10/10/2019).

Usai ditusuk, Wiranto langsung ambruk. Menurut apa yang dilihat Madrain, Wiranto ditusuk di bagian perut menggunakan pisau.

Wiranto dikabarkan langsung dibawa ke RSUD Berkah menggunakan helikopter.

Selain Wiranto, kata Madrain, satu orang polisi juga menjadi korban penusukan.

Baca juga: Wiranto Ditusuk Usai Resmikan Gedung di Universitas Mathlaul Anwar Pandeglang

Sementara Kapolres Pandeglang AKBP Indra Indra Lustrianto Amstono belum bisa memberikan penjelasan saat dikonfirmasi.

"Saya belum bisa kasih penjelasan, nanti ya," kata dia ketika dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon.

 

Ditusuk seorang pria

Seorang Warga, Aduy (30) mengatakan, Wiranto menjadi sasaran pertama yang ditusuk oleh pelaku pria.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X