Ledakan Picu Hujan Batu di Purwakarta, Ridwan Kamil Sebut Perusahaan Tambang Ceroboh

Kompas.com - 10/10/2019, 08:44 WIB
Batu besar dari aktivitas peledakan batu merusak sejumlah rumah warga di Purwakarta. Dok BPBD PurwakartaBatu besar dari aktivitas peledakan batu merusak sejumlah rumah warga di Purwakarta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono mengatakan, berdasarkan informasi dari warga, jatuhnya batu-batu raksasa itu diduga karena aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh PT MSS pada Selasa (8/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Hasil dari pengecekan di lapangan dan informasi dari saksi, batu tersebut jatuh dari ketinggian sekitar 500 meter ke rumah warga yang ada di bawah gunung," kata Wahyu.

Baca juga: Diselidiki, Kasus Jatuhnya Batu-batu Raksasa ke Permukiman di Purwakarta

Wahyu mengatakan, berdasarkan informasi dari Direktur Teknik PT MSS, area tambang perusahaan di wilayah itu seluas 41,9 hektar dan 80 persen pekerjanya adalah warga sekitar.

Pada rapat itu, pihak PT MSS menyebut pekerjaan blasting (flying rock) yang dilakukan bukan di area yang batunya menimpa sebagian permukiman warga.

"Tetapi batu yang berada di sekitar batu yang di-blasting dan menggelinding akibat getaran," ujar Wahyu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X