6 Fakta Baru Mahasiswa Unila Tewas Saat Diksar, Tetapkan 17 Tersangka hingga Ajukan Penangguhan Penahan

Kompas.com - 10/10/2019, 06:00 WIB
Mahasiswa FISIP Unila mendirikan Posko Peduli Aga, mahasiswa yang tewas saat diksar UKM Cakrawala, Kamis (3/10/2019). Mahasiswa menuntut harus ada yang bertanggung jawab atas kasus tersebut. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAMahasiswa FISIP Unila mendirikan Posko Peduli Aga, mahasiswa yang tewas saat diksar UKM Cakrawala, Kamis (3/10/2019). Mahasiswa menuntut harus ada yang bertanggung jawab atas kasus tersebut.

KOMPAS.com - Kasus tewasnya Aga Trias Tahta (19) mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung ( Unila) saat mengikuti diksar UKM pecinta alam Cakrawala pada Minggu (29/9/2019) lalu di Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, menemui titik terang.

Pasalnya, Polres Pesawaran telah menetapkan 17 orang panitia diksar sebagai tersangka atas kematian Aga.

Setelah 17 panitia diksar Unila ditetapkan tersangka oleh polisi, pihak kampus Unila masih menunggu perkembangan kasus tersebut untuk bisa menentukan kemahasiswaannya.

Berikut ini fakta terbaru kasus mahasiswa tewas saat mengikuti diksar:

1. Polisi tetapkan 17 orang tersangka

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, pihaknya menetapkan 17 panitia diksar UKM Cakrawala sebagai tersangka atas tewasnya Aga.

Ke-17 panitia diksar ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Selasa (8/10/2019) malam.

“Tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB, kami melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka. Sebanyak 17 orang panitia diksar telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Popon, Rabu (9/10/2019).

Popon menambahkan, ke-17 tersangka yang sudah ditetapkan tersebut masih berstatus mahasiswa atau senior UKM Cakrawala yang masih kuliah bukan alumni.

“Setelah pendalaman (pemeriksaan), tidak ada keterlibatan alumni dalam peristiwa ini, tetapi senior yang masih berstatus mahasiswa,” katanya.

2. Para pelaku miliki andil berbeda

Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

Masih diktakan Popon, ke-17 orang yang sudah ditetapkan tersangka atas kasus tewasnya Aga memiliki peran yang berbeda dalam kasus tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X