Populasi Elang Jawa di Gunung Ciremai Terus Bertambah, Kini Capai 29 Ekor

Kompas.com - 09/10/2019, 20:59 WIB
Kepala BTNGC, Kuswandono (50), menerangkan kondisi kebakaran yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. Sejumlah vegetasi di hutan Gunung Ciremai turut terbakar. KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKepala BTNGC, Kuswandono (50), menerangkan kondisi kebakaran yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. Sejumlah vegetasi di hutan Gunung Ciremai turut terbakar.

Pria yang berasal dari Magetan Jawa Timur ini menjelaskan, elang jawa memiliki nama latin Nisaetus bartelsi.

Habitatnya tersebar di seluruh hutan pulau jawa. Elang jawa memiliki peran penting dalam menjaga dan mengendalikan ekosistem hutan.

Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Panderman, Rusak Habitat Elang Jawa hingga Sekat Titik Api

Iwan Sunandi (46), fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BTNGC menyampaikan, elang jawa mulai terpantau di Gunung Ciremai sejak tahun 2011.

Saat itu, elang jawa berada di kawasan Blok Cilengkrang, Desa Pajambon, Kecamatan Kramat Mulya atau sekitar 600 meter di bawah permukaan laut.

Sejak saat itu, Iwan bersama tim PEH BTNGC serta masyarakat sekitar fokus melakukan pemantauan terhadap elang jawa.

Pemantauan dilakukan dengan berbagai cara, antara lain perjumpaan, penggunaan teropong binokuler, teropong monokuler, kamera, dan juga lainnya.

“Proses pemantauan dilakukan tiap bulan dan juga tiap tahun. Waktunya di pagi hari, sekitar pukul 09.00 hingga sekitar 13.00 WIB. Tiap kali pemantauan, tim membutuhkan waktu sekitar lima hari,” kata Iwan salah satu tim spesialis Elang Jawa BTNGC.

Pria yang bertugas di BTNGC sejak tahun 2007 itu menyebut, ada delapan jenis elang yang ditemukan selama pengamatan selain elang jawa.

Kedelapan jenis elang itu antara lain, elang brontok, elang ular bido, elang sikep madu asia, elang hitam, elang alap cina, elang alap sapi, elang alap kawah, dan elang alap nipon.

Elang jawa termasuk dalam Keputusan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SK. 180/IV-KKH/2015 tentang penetapan 25 satwa terancam punah prioritas untuk ditingkatkan populasinya sebesar 10 persen pada tahun 2015-2019.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Regional
Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X