Buntut Mahasiswa Rusak Gedung DPRD Sumbar, Polisi Panggil Dosen Unand Feri Amsari

Kompas.com - 09/10/2019, 19:46 WIB
Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Padang, Feri Amsari. KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoDirektur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Padang, Feri Amsari.

PADANG, KOMPAS.com - Dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, Feri Amsari dipanggil polisi untuk dimintai keterangan dalam kasus perusakan gedung DPRD Sumbar, saat demo mahasiswa pada 25 September 2019 lalu.

Dalam kasus perusakan Gedung DPRD Sumbar itu, polisi sudah menetapkan tiga orang mahasiswa sebagai tersangka.

"Betul, kami sudah mengirimkan surat pemanggilan untuk saudara Feri Amsari," kata Direktur Reskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Onny Trimurti, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Penahanan Ditangguhkan, 3 Mahasiswa Tersangka Perusakan Gedung DPRD Sumbar Dipulangkan

Onny menyebutkan, surat pemangilan itu tertanggal 7 Oktober 2019 yang ditujukan ke Rektor Unand Tafdil Husni, untuk diteruskan ke Feri Amsari sebagai dosen Fakultas Hukum Unand.

Dalam surat itu, Feri diminta hadir ke Mapolda Sumbar untuk memberikan keterangan terkait kasus perusakan Gedung DPRD Sumbar hari ini pukul 09.00 WIB.

Hanya saja, Feri Amsari berhalangan hadir karena surat panggilan yang diterimanya mendadak dan dia sedang berada di luar kota.

"Feri tidak datang memenuhi panggilan," ujar Onny.

Sementara, Feri Amsari yang dihubungi terpisah mengakui telah menerima surat panggilan itu melalui pesan WhatsApp dari Dekan Fakultas Hukum.

Namun, karena panggilannya mendadak, Feri mengaku tidak bisa hadir memenuhi panggilan itu.

"Panggilannya mendadak dan saya sedang berada di luar kota," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X