Penumpang Bandara Hang Nadim Simpan Sabu di Dalam Pembalut

Kompas.com - 09/10/2019, 15:16 WIB
Aviation Security (AVSEC) Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau kembali berhasil menggagalkan aksi upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.058 gram, Rabu (9/10/2019). Dok. AVSEC BANDARA HANG NADIMAviation Security (AVSEC) Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau kembali berhasil menggagalkan aksi upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.058 gram, Rabu (9/10/2019).

BATAM, KOMPAS.com - Aviation Security (AVSEC) Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.058 gram, Rabu (9/10/2019).

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Suwarso membenarkan informasi pengungkapan tersebut.

Selain mengamankan narkotika jenis sabu, pihaknya juga mengamankan 2 pelaku yakni FS dan ITD.

Menurut Suwarso, sabu itu disimpan pelaku di dalam pembalut yang sedang dikenakan.

Baca juga: Ungkapan Hati Para Pengungsi yang Ingin Kembali ke Wamena

Suwarso mengatakan, kejadian bermula pada pukul 08.30 WIB, saat kedua calon penumpang tersebut menjalani pemeriksaan x-ray di SCP-1.

Salah seorang petugas Avsec Bandara mencurigai gerak-gerik salah satu pelaku.

Kecurigaan itu terlihat dari cara jalan pelaku yang ragu-ragu saat petugas akan melakukan pemeriksaan badan.

Selanjutnya, petugas membawa pelaku ke kantor hanggar Bea Cukai bandara untuk dilakukan pemeriksaan mendalam pada seluruh badan.

Dari hasil pemeriksaan pelaku laki-laki berinisial FS, didapati tiga buah bungkusan yang dilekatkan di korset yang digunakan.

Baca juga: Dinkes Ciamis Pastikan Ranitidin di Puskesmas Tidak Tercemar Zat Pemicu Kanker

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X