Kebakaran Gunung Ciremai, Jalur Pendakian Masih Ditutup

Kompas.com - 09/10/2019, 13:23 WIB
Sejumlah titik api masih terpantau di Kecamatan Padabeunghar Kabupaten Kuningan, yang berada di sekitar Gunung Ciremai, Senin (7/10/2019). Dok. BPBD Kabupaten Kuningan Jawa BaratSejumlah titik api masih terpantau di Kecamatan Padabeunghar Kabupaten Kuningan, yang berada di sekitar Gunung Ciremai, Senin (7/10/2019).

KUNINGAN, KOMPAS.com – Kebakaran lahan di sejumlah titik di Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka Jawa Barat, kembali terjadi sejak Jumat pekan lalu hingga Selasa (8/10/2019).

Kebakaran menyebabkan seluruh jalur pendakian menuju puncak Gunung Ciremai masih harus ditutup.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kuswandono mengatakan, penutupan dilakukan karena kondisi saat ini masih berpotensi membahayakan keselamatan para pendaki.

Sisa pohon dan area yang terbakar pada Agustus dan juga Oktober ini masih berserakan.

“Beberapa hari setelah kebakaran, petugas BTNGC sempat terjeblos di lokasi bekas kebakaran, saat berupaya melakukan pemadaman di titik lain. Beruntung, saat itu petugas menggunakan sepatu yang aman sehingga tidak terluka parah. Ini jangan sampai terjadi kepada para pendaki,” kata Kuswandono kepada Kompas.com di kantornya, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: 80 Hektar Lahan di Gunung Ciremai Kembali Terbakar

Kuswandono bersama tim BTNGC, BPBD, dan sejumlah pihak terkait berusaha agar kebakaran di Gunung Ciremai tidak meluas dan tidak lagi terjadi.

Hingga Selasa petang, area terbakar di Kabupaten Kuningan sudah padam, dan tersisa sebagian lahan di Kabupaten Majalengka.

Jalur pendakian dapat dibuka apabila hujan sudah turun satu atau dua kali.

Hujan ini berfungsi untuk membersihkan debu yang berserakan di jalur pendakian, sekaligus menghilangkan sisa kebakaran yang menutupi lubang agar tidak membahayakan pendaki.

BTNGC juga mencatat lahan yang terbakar selama dua tahun terakhir bertambah luas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X