Bupati Ditangkap KPK, Ini yang Harus Dilakukan Pemkab Lampung Utara

Kompas.com - 09/10/2019, 13:13 WIB
Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara masuk ke dalam mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/10/2019) dini hari. KPK menahan 6 tersangka yang terjaring OTT terkait proyek pemerintah Kabupaten Lampung Utara, yaitu Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, orang kepercayaan Agung, Raden Syahril, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Syahbuddin, dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRABupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara masuk ke dalam mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/10/2019) dini hari. KPK menahan 6 tersangka yang terjaring OTT terkait proyek pemerintah Kabupaten Lampung Utara, yaitu Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, orang kepercayaan Agung, Raden Syahril, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara Syahbuddin, dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Ditangkapnya Bupati (non aktif) Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dinilai sebagai sinyal pemkab Lampung Utara harus segera berbenah diri dan mengedepankan transparansi.

Pendapat itu disampaikan akademisi Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Oki Hajiansyah Wahab.

Menurut Oki, Lampung Utara sebagai salah satu Kabupaten tertua di Lampung tentu harus berbenah usai penangkapan bupatinya oleh KPK beberapa waktu lalu.

Menurutnya momentum OTT tersebut justru harus dimanfaatkan untuk terus mendorong pemerintahan yang bersih, transparan dan juga melibatkan partisipasi masyarakat.

Baca juga: Bupati Lampung Utara Pernah Dilaporkan ke KPK Dugaan Korupsi Rp 600 Miliar

“Selama ini kita memahami bahwa proyek-proyek pembangunan infrastruktur menjadi obyek paling rawan korupsi, karenanya transparansi menjadi mutlak untuk menghindari terjadinya korupsi," katanya, Rabu (9/10/2019).

Dosen Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Kotabumi ini menambahkan, OTT tersebut juga sekaligus membuktikan peran penting KPK yang tentu harus terus diperkuat bukan justru sebaliknya dilemahkan.

“Kita semua memahami bahwa ada banyak kendala penegakan hukum di daerah yang hal tersebut justru mampu dipecahkan oleh KPK dengan kewenangannya,” katanya.

Baca juga: Warga Syukuran Bupati Lampung Utara Ditangkap KPK, Bagaimana dari Kacamata Sosiolog?

Sementara itu, Pemprov Lampung telah menunjuk wakil bupati Lampung Utara Budi Utomo sebagai pelaksana tugas (plt.) bupati.

Dalam surat bernomor 131.28/2795/02/2019 yang ditandatangani Gubernur Lampung Arinal Djunaidi disebutkan Budi Utomo selaku wakil bupati ditunjuk menjadi pelaksana tugas bupati per tanggal 8 Oktober 2019, atau sehari setelah Agung resmi ditahan KPK.

Dalam surat itu disebutkan, sesuai Pasal 65 ayat 3 UU Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah bahwa kepala daerah yang sedang menjalani masa tahanan dilarang melaksanakan tugas dan kewenangannya.

Diketahui, Bupati (non aktif) Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK di rumah dinas bupati pada Minggu (6/10/2019) malam. OTT tersebut terkait proyek di dinas PU dan Dinas Perdagangan kabupaten setempat.

Agung kini ditahan di rutan KPK bersama tujuh orang lainnya yang ikut ditangkap dalam OTT tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pembunuhan Wanita Hamil di Bandung, Pelaku Suami Siri, Dipicu karena Cemburu

Fakta Pembunuhan Wanita Hamil di Bandung, Pelaku Suami Siri, Dipicu karena Cemburu

Regional
Langka, Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

Langka, Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

Regional
PDI-P Pecat 5 Kadernya di Jateng karena Lawan Kebijakan Partai soal Pilkada 2020

PDI-P Pecat 5 Kadernya di Jateng karena Lawan Kebijakan Partai soal Pilkada 2020

Regional
Oknum Brimob Jual-Beli Senapan Serbu di Papua, Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polisi

Oknum Brimob Jual-Beli Senapan Serbu di Papua, Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polisi

Regional
Gegara Inkubator RSUD Sinjai Rusak, Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Gegara Inkubator RSUD Sinjai Rusak, Seorang Ibu Kehilangan Bayinya

Regional
Kronologi Tewasnya Perempuan yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Dipukul dengan Linggis hingga ATM Dikuras

Kronologi Tewasnya Perempuan yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Dipukul dengan Linggis hingga ATM Dikuras

Regional
Penjelasan Pemilik Ambulans yang Digunakan untuk Seserahan Pernikahan

Penjelasan Pemilik Ambulans yang Digunakan untuk Seserahan Pernikahan

Regional
Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Regional
15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Regional
30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

Regional
Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Regional
Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Regional
11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

Regional
Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X