Dramatis, Korban Tewas Longsor Cianjur Ditemukan Tengah Memeluk Sang Istri

Kompas.com - 09/10/2019, 10:33 WIB
Petugas gabungan berupaya mengevakuasi dua warga Kanoman, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat yang tewas tertimbun longsor, Selasa (08/10/2019) malam. istimewaPetugas gabungan berupaya mengevakuasi dua warga Kanoman, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat yang tewas tertimbun longsor, Selasa (08/10/2019) malam.

CIANJUR, KOMPAS.com – Bencana tanah longsor di Kampung Rawa, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (08/10/2019) petang menelan dua korban jiwa dan tiga rumah warga ambruk.

Kedua korban atas nama Hendrik (21) dan Siti (20) merupakan pasangan suami istri yang baru menikah tiga bulan lalu.

Pasutri itu diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat material longsoran dari tebing sawah setinggi 30 meter itu menimpa bangunan rumah hingga ambruk.

Camat Cibeber, Ali Akbar menyebutkan korban Hendrik ditemukan dalam posisi memeluk sang istri yang juga turut meninggal dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Satu Warga Cianjur yang Tertimbun Longsor Ditemukan Meninggal

“Posisi keduanya ditemukan di bawah reruntuhan bangunan rumah yang tertimbun material longsor,” kata Ali saat dihubungi Kompas.com, Rabu (09/10/2019).

Pasangan suami istri tersebut, dikatakan Ali baru menikah sekitar tiba bulan lalu. "Jenazah keduanya sudah dimakamkan tadi pagi," ucapnya.

Salah seorang korban selamat, Ida (30) mengatakan sebelum longsor terjadi, hujan deras disertai angin kencang melanda kampungnya.

"Untungnya saya bareng suami cepat keluar rumah sehingga bisa menyelamatkan diri. Tapi keponakan saya (korban meninggal) sepertinya terlambat sehingga tertimbun,” ucapnya lirih.

Baca juga: Pasangan Suami Istri yang Tewas Tertimbun Longsor Baru 3 Bulan Menikah

 

 

Ditemukan pukul 22.00 WIB

Petugas gabungan berupaya mengevakuasi dua warga Kanoman, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat yang tewas tertimbun longsor, Selasa (08/10/2019)  malam.Istimewa Petugas gabungan berupaya mengevakuasi dua warga Kanoman, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat yang tewas tertimbun longsor, Selasa (08/10/2019) malam.
Sementara petugas Satuan Siaga Bencana PMI Cianjur, Rudi Sjahdiar menyebutkan, tubuh kedua korban berhasil dievakuasi sekira pukul 22.00 WIB di bawah puing-puing bangunan.

“Dibawa ke puskesmas terdekat guna kepentingan otopsi untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ujarnya.

Akibat longsor tersebut, dikatakan Rudi tiga rumah terdampak dengan kondisi rusak berat.  Sementara dua penghuni rumah berhasil selamat dalam peristiwa tersebut.

"Dua rumah itu dihuni sembilan orang termasuk ada balita yang masih berusia dua tahun. Semuanya selamat, namun ada dua korban yang meninggal dunia,” imbuhnya.

Baca juga: Longsor Cianjur, 2 Warga Diduga Tewas Tertimbun



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X