Hari ke-16 Pascakerusuhan, Sebanyak 102 Pengungsi Kembali ke Wamena

Kompas.com - 09/10/2019, 09:50 WIB
Para pengungsi yang sebelumnya telah berada di Jayapura sedang menaiki pesawat Hercules untuk kembali ke Wamena, Jayapura, Papua, Rabu (9/10/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIPara pengungsi yang sebelumnya telah berada di Jayapura sedang menaiki pesawat Hercules untuk kembali ke Wamena, Jayapura, Papua, Rabu (9/10/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Memasuki hari ke-16 pascakerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, sebagian pengungsi Wamena yang sebelumnya telah berada di Jayapura akhirnya mulai kembali.

Rabu (9/10/2019), 102 pengungsi diterbangkan menggunakan pesawat Hercules dari Base Ops Lanud Silas Papare menuju Wamena.

"Saya baru bertemu dengan 102 masyarakat yang hari ini akan kembali ke Wamena setelah mengungsi di Jayapura. Mereka yakin bahwa kehidupan mereka di sana," ujar Menkopolhukam Wiranto, di Jayapura.

Pemerintah dan aparat keamanan, terangnya, terus berusaha meyakinkan para pengungsi agar mereka bersedia kembali ke Wamena karena saat ini situasinya telah kondusif.

Baca juga: TNI Siapkan Tiga Hercules untuk Kembalikan Pengungsi ke Wamena

Selain itu masyarakat setempat di Wamena pun menginginkan agara para pengungsi bisa segera kembali dan beraktivitas seperti biasanya.

"Mereka yakin bahwa aparat keamanan akan menjaga keamanan mereka, akan menjaga kondisi yang kondusif dan mereka juga yakin bahwa masyarakat-masyarakat Wamena telah menjamin untuk tetap hidup berdampingan, hidup rukun dan terus menjaga persaudaraan," kata Wiranto.

Ia yang didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengklaim bahwa sebagian besar pengungsi di Wamena ingin tetap beraktifitas di lokasi tersebut.

Sama halnya dengan para pengungsi di Jayapura yang secara perlahan telah bersedia kembali ke Wamena.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat di Wamena Sudah Lewat, Wiranto: Tidak Perlu Kembali ke Daerah Masing-masing

"Setelah kemarin bertemu dengan para pengungsi di Wamena, dengan para tokoh agama, dengan pemuka adat, kita bicara dari hati ke hati dan akhirnya kita simpulkan bahwa banyak masyarakat yang tetap ingin tinggal di Wamena," ucapnya.

"Di sini pun (Jayapura) tadi kita bertemu dengan para pengungsi, merrka ingin tetap untuk menajutkan hidup mereka di Wamena sesuai dengan profesi masing-masing," sambungnya.

Total pengungsi dari Wamena yang telah berada di Jayapura mencapai 16 ribu orang.

Mereka sebagian besar dievakuasi menggunakan pesawat Hercules dan sisanya secara swadaya menggunakan pesawat komersil.

Baca juga: Ganjar: Tidak Semua Warga Jateng di Wamena Minta Pulang Kok...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X