Fakta Pria yang Dikubur Ternyata Masih Hidup, Pulang Setelah 7 Jam Pemakaman hingga Motor untuk Jaminan Utang

Kompas.com - 09/10/2019, 07:57 WIB
- THINSTOCK-
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sunarto (40) Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Tuban, Jawa Timur,yang dikabarkan meninggal dunia karena kecelakaan, ternyata masih hidup.

Sunarto pulang pada Senin (7/10/2019). Padahal pihak keluarga baru saja memakamkan jenazah yang disebut sebagai Sunarto.

Sunarto dikabarkan terlibat kecelakaan motor di Kecamatan Brondong, Lamongan yang menyebabkan ia meninggal dunia dengan kondisi luka parah.

Baca juga: Selama 8 Bulan, 20 Pelajar Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Raya

Berikut 4 fakta pria yang dikubur ternyata pulang ke rumah:

 

1. Motor untuk jaminan utang

Kapolsek Grabagan, AKP Ali Kantha mengatakan motor yang terlibat kecelakaan di Kecamatan Brondong, Lamongan adalah milik Sunarto.

Namun motor tersebut telah diserahkan kepada Wariim, warga Desa Jarum, Kecamatan Semanding, Tuban sebagai jaminan utang sejak tiga bulan lalu.

Motor tersebut kemudian terlibat kecelakaan pada Senin (7/10/2019) di Lamongan yang menyebabkan pengemudinya meninggal dunia.

Baca juga: Viral di Medsos, Pria yang Sudah Dikubur Ternyata Pulang, Ini Penjelasan Polisi

 

2. Tanpa identitas

Ilustrasi kecelakaan.Autoevoluton Ilustrasi kecelakaan.
Pria yang terlibat kecelakaan di Lamongan, Senin (7/10/2019) tidak membawa tanda pengenal.

Saat itu, petugas Polsek Brondong langsung menghubungi Polsek Grabagan sesuai data pemilik motor dan mengabarkan korban (pemilik) motor telah meninggal dunia.

Mengetahui kabar itu, keluarga Sunarto langsung ke rumah sakit untuk pemulangan jenazah. Oleh pihak keluarga, jenazah yang siebut sebagai Sunarto langsung dimakamkan.

Baca juga: Polres Nias Selidiki Video Viral Anak SD Dianiaya hingga Penuh Luka

 

3. Tidak dikenali

Kondisi jenazah korban kecelakaan yang disebut sebagai Sunarto tidak bisa dikenali karena kondisinya luka parah.

Bahkan saat dimandikan sebelum dimakamkan, Mudin dan keluarga juga tidak mengenali jenazah karena kondisinya luka parah akibat kecelakaan.

Jenazah yang telah dimakamkan oleh keluarga Sunarto ternyata adalah Wariim, warga Desa Jarum, Kecamatan Semanding, Tuban.

Wariim terlibat kecelakaan di Lamongan saat membawa motor milik Sunarto.

Baca juga: Viral, Suasana Haru Orangtua Wakili Wisuda Anak yang Meninggal Dunia

 

4. Pulang setelah tujuh jam pemakaman

Ilustrasi Kuburan/JITETKompas Ilustrasi Kuburan/JITET
Sunarto pulang  tujuh jam setelah pemakaman, lantaran mendapat kabar Wariim yang mengendarai sepeda motor miliknya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Akhirnya titik terang siapa sosok yang dimakamkan mulai terbuka, Pihak keluarga Wariim kemudian diberi tahu kejadian tersebut.

Kisah tersebut sempat viral dan menjadi perbincangan di media sosial setelah di unggah di grup Facebook Media Informasi Tuban.

Baca juga: Viral Video Wanita Pengendara Motor Ngebut di Jalan Tol Surabaya

SUMBER: KOMPAS.com (Hamzah Arfah)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Regional
Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X