Tinggal Setahun Lagi Pimpin Surabaya, Ini Prioritas Risma

Kompas.com - 09/10/2019, 06:02 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Jabatan Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya tersisa satu tahun lagi atau berakhir pada 2020 mendatang.

Di akhir periodenya sebagai orang nomor satu di Surabaya, Risma mengaku akan fokus terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Menurut Risma, tantangan berat yang dihadapinya saat ini adalah bagaimana bisa mencetak SDM unggul di Surabaya.

"Anak-anak Surabaya bukan berhadapan dengan anak dari daerah lain. Tantangannya ke depan mereka bisa bersaing dengan anak-anak di seluruh dunia," kata Risma di kediamannya, Selasa (8/10/2019).


Baca juga: Risma Angkat Bicara Soal Semburan Lumpur di Surabaya, Sebut Warisan Kolonial

Risma khawatir apabila SDM di Surabaya tidak dipersiapkan dengan baik. Sebab, SDM berkualitas adalah kunci kemajuan suatu daerah.

Karena itu ia berharap anak-anak muda di Surabaya mampu bersaing di segala bidang.

"Terus terang paling berat untuk aku di situ (mencetak SDM unggul). Karena tidak mudah untuk bisa memasuki era di mana semuanya serba terbuka," ujar Risma.

Karena alasan itulah di sisa waktunya sebagai wali kota Surabaya, prioritas utama yang menjadi keinginan Risma sebisa mungkin membuat anak-anak muda Surabaya mampu berbicara lebih di level internasional.

"Sekecil apa pun, aku tangani sendiri sekarang," ujar Risma.

Risma menegaskan bahwa mencetak SDM unggul tidak harus mengeluarkan dana besar.

Pemkot Surbaya akan mencari formula yang tepat untuk bisa mewujudkan upaya tersebut.

Di samping itu, pihaknya akan meminta para guru dan kepala sekolah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya memiliki pola pikir visioner.

Ia menambahkan, dalam membangun SDM akan menerapkan beberapa program, termasuk dalam bentuk pendidikan sekolah, masyarakat umum, konektivitas antar daerah, dan program-program lainnya.

Baca juga: Risma Perintahkan Satpol PP Tindak Tegas Penembak Satwa Dilindungi

"Misalnya dalam belajar matematika, bagaimana mereka bisa memecahkan cara memasak telur tidak pakai air, dengan menggunakan teknik dan hitungan rumus tertentu," kata Risma.

Ketika pada saatnya Risma tidak lagi menjabat sebagai wali kota, ia berharap penerusnya bisa melanjutkan program tersebut demi terwujudnya SDM unggul di Kota Pahlawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X