Propam Polda Sulsel Belum Sidang Polisi Penabrak Mahasiswa Unibos, Ini Alasannya

Kompas.com - 08/10/2019, 18:49 WIB
Dicky Wahyudi (19), korban tabrakan kendaraan taktis polisi saat dikunjungi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Kombes Pol dr Farid Amansyah di ruang ICU, Rabu (2/10/2019). Dok Humas Polda SulselDicky Wahyudi (19), korban tabrakan kendaraan taktis polisi saat dikunjungi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Kombes Pol dr Farid Amansyah di ruang ICU, Rabu (2/10/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Empat aparat kepolisian yang diduga terlibat dalam aksi tabrakan mahasiswa Universitas Bosowa Dicky Wahyudi dan seorang pengemudi ojek online Irfan Rahmatullah hingga kini belum juga disidang oleh Propam Polda Sulsel

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Hotman C Sirait mengatakan bahwa kendala empat aparat belum disidangkan lantaran pihaknya menunggu keterangan dari korban yakni Dicky Wahyudi.

Dicky sendiri kini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar

"Masih ambil keterangan saksi-saksi sembari menunggu korban bisa diambil keterangan. Saya koordinasikan dulu dengan pihak dokter untuk melihat kondisi korban untuk ambil keterangan," kata Hotman, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Tulis Status soal Mahasiswa Unibos Meninggal, Karyawan Hotel di Makassar Ditangkap

Meski belum disidangkan, Hotman menyebut empat aparat kepolisian yang mengendarai kendaraan taktis jenis Tambora tersebut sudah diamankan di Propam Polda Sulsel. 

Ia juga mengatakan sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap empat aparat kepolisian tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa polisi yang menabrak korban pada saat itu terhalang oleh asap sehingga tidak melihat Dicky yang berujung tabrakan pada aksi unjuk rasa Jumat (27/9/2019) lalu. 

"Kita sudah periksa 4, drivernya itu sudah kita amankan di Propam," kata Hotman. 

Baca juga: Fakta Kendaraan Taktis Tabrak Mahasiswa dan Driver Ojol, Diangkat Anak hingga Akan Diproses Hukum

Sementara itu Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Kombes Pol dr Farid Amansyah mengatakan kondisi Dicky Wahyudi, mahasiswa Universitas Bosowa yang menjadi korban tabrakan hingga kini terus membaik. 

Ia mengatakan bahwa Dicky diberikan kebebasan untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar hingga kondisinya benar-benar pulih sepenuhnya. 

"So far so good sudah taraf pemulihan. Sekarang latihan duduk," kata Farid saat dikonfirmasi, Selasa siang. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X