Kompas.com - 08/10/2019, 18:01 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pertama di Indonesia, yang terletak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, tinggal menunggu waktu untuk segera diresmikan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, PLTSa tersebut sudah siap 100 persen dan bisa segera diresmikan pada November 2019 mendatang.

"Insya Allah bulan November Presiden (Joko Widodo) yang meresmikan PLTSa dengan kapasitas 11 megawatt," ujar Risma di rumah dinas wali kota, Selasa (8/10/2019).

Meski baru bulan depan akan diresmikan, Risma menyebut bahwa PLTSa Benowo tersebut sudah lama dan siap untuk dioperasikan.

Baca juga: Diajak Jokowi Rapat soal PLTSa, Ridwan Kamil Akan Minta Dukungan

Akan tetapi, Risma mengaku bahwa sebelumnya masih ada kendala mengenai kesepakatan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait sewa aset lahan maupun harga beli listrik di PLTSa tersebut.

"Sudah siap semua. Kemarin belum selesai itu cuma urusan uang belum selesai dengan PLN untuk pembelian listriknya. Tapi sekarang sudah clear. Dari pusat (Setkab) menangani langsung," kata Risma.

Risma menyampaikan, harga sewa akan dibayar oleh PLN sebesar Rp 3 miliar setiap tahun.

Namun, Risma tidak menjelaskan secara terperinci soal harga jual listrik yang harus dibayar PLN.

"Ini asetnya pemkot, lahannya pemkot dan kita yang mikir. Makanya PLN bayar sewa setiap tahun Rp 3 miliar. Sewa lahannya sewa ke pemkot," ujar Risma.

Baca juga: Mengurai Permasalahan Sampah, Semarang Kembali Bangun PLTSa Kedua

Inisiatif pemkot

Pemulung sampah di TPA Benowo Surabaya.KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Pemulung sampah di TPA Benowo Surabaya.
Ia menambahkan, pendirian PLTSa tersebut merupakan inisiatif Pemkot Surabaya.

Karena itu, ia menyebut bahwa Pemkot Surabaya memiliki peran besar dalam pendirian PLTSa pertama di Indonesia tersebut.

"Kami yang ngamati dari awal, kami setengah mati membangun itu. Kalau enggak ada pemerintah kota, enggak bakal ada PLTSa. Dulu semua takut jadi panitia lelang. Takut semua itu, karena baru pertama kali," ujar Risma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.