260 Perusahaan Tambang di Kalbar Tak Menutup Lubang Bekas Galian

Kompas.com - 08/10/2019, 15:54 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji (kiri) dan Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan (kanan) seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara (5/9/2018). Dok Humas Pemprov KalbarGubernur Kalbar Sutarmidji (kiri) dan Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan (kanan) seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara (5/9/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyebutkan, hampir semua perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayahnya tidak melakukan reklamasi atau penutupan lubang bekas galian.

"Ada sebanyak 262 izin tambang yang beroperasi di Kalbar, hanya 2 yang melakukan reklamasi sisa galian," kata Sutarmidji, Selasa (8/10/2019).

Padahal, reklamasi adalah kewajiban perusahaan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Peraturan Pemerintah tentang Reklamasi dan Pasca Tambang.

Baca juga: Misteri Tengkorak di Sumur Tua, Korban Diduga Tewas 3 Tahun Lalu

Sutarmidji memastikan masyarakat Kalimantan Barat menjadi korban dari tindakan melanggar aturan yang dilakukan perusahaan tambang.

"Mereka tak melakukan reklamasi, kita (masyarakat Kalbar) yang menanggung deritanya," ucap Sutarmidji.

Menurut dia, dana jaminan reklamasi yang harusnya dikeluarkan perusahaan terbilang cukup kecil dibanding keuntungan yang diperoleh.

Selain itu, keuntungan dari pengelolaan tambang tak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan bagi daerah.

"Karena itu lah, saya mulai membentuk tim untuk memberikan teguran kepada semua perusahaan tambang yang beroperasi di Kalbar," kata Sutarmidji.

Baca juga: Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jenazah Aktivis Walhi

Dalam tahun kedua menjabat sebagai gubernur, Midji mencatat, setiap tahun ada 4 perusahaan yang mengekspor 20 juta metrik ton hasil tambang biji bauksit.

Nilai hasil tambang itu mencapai 500 juta dollar Amerika Serikat, atau jika dirupiahkan sebesar Rp 7 triliun.

Namun, yang masuk ke kas pemerintah daerah Provinsi Kalbar hanya sekitar Rp 15 miliar.

"Saya akan berjuang untuk ini dan mohon dukungan dan doa masyarakat Kalbar," kata Sutarmidji.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X