Aniaya "Anak Nongkrong" dengan Celurit, 3 Anggota Geng Ini Ditahan

Kompas.com - 08/10/2019, 15:38 WIB
Anggota genk Srimpet 193 ditangkap aparat Polres Semarang karena pengeroyokan KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAAnggota genk Srimpet 193 ditangkap aparat Polres Semarang karena pengeroyokan

UNGARAN, KOMPAS.com - Aparat Polres Semarang menangkap tiga anggota geng Srimpet 193 Semarang karena melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Sementara satu orang lain, masih dalam pengejaran dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Constantien Baba mengatakan, dua dari empat tersangka tersebut masih di bawah umur.

"Mereka melakukan pengeroyokan pada 15 September 2019 di Jalan Diponegoro, Genuk, Ungaran Barat," terangnya, Selasa (8/10/2019) dalam gelar kasus di Mapolres Semarang.

Baca juga: Empat Pemuda di Makassar Keroyok Polisi karena Uang Parkir

Rifeld mengatakan, kejadian bermula saat para korban, Wahyu Mahmuji dan Wahyu Rian berniat menonton balapan liar pada Minggu (15/9/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.

Mereka melintas di depan kumpulan anggota geng Srimpet 193.

Para anggota geng tersebut tidak terima dan emosi karena korban lewat sembari memblayer kendaraannya.

Setelah terjadi percecokan, tersangka FRL memukul Rian dengan tangan kosong.

Dalam keadaan yang kacau, SAN dan INH mengeluarkan celurit dan memukulkannya ke helm, pinggang, dan punggung Mahmuji.

Melihat anggota geng mengeluarkan celurit, Mahmuji, Rian dan teman-temannya menyelamatkan diri sembari berteriak.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Regional
Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X