Bayi Perempuan Dalam Kardus Gegerkan Warga di Makassar

Kompas.com - 08/10/2019, 14:28 WIB
ilustrasi bayi. (Getty Images via BBC) ilustrasi bayi. (Getty Images via BBC)

MAKASSAR, KOMPAS.com - Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di dalam sebuah kardus tepat di depan lorong panti asuhan Al Akbar di Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Senin (7/10/2019) malam.

Bayi mungil ini ditemukan oleh seorang warga yang bernama Fira.

Awalnya, Fira yang hendak berbelanja mendengarkan tangisan bayi dari dalam kardus.

Ketika ditemukan, bayi tersebut masih dalam keadaan hidup.

"Saat dicek sama saksi Fira, ada bayi di dalam kardus, kondisinya hidup dibungkus selimut dan ada nama Windi tertulis di situ. Mungkin itu nama bayinya," kata Kapolsek Rappocini Kompol Edhy Supriadi, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Pasangan Muda Pembuang Bayi di Bali Ditetapkan sebagai Tersangka

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Rappocini Iptu Iqbal Usman mengatakan bahwa saat ini bayi tersebut masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Orangtua bayi yang baru berusia 4 hari itu saat ini masih dalam pencarian polisi.

"Belum ditemukan, masih dalam proses lidik. Jadi setelah kami temukan, kami bawa bayinya ke Rumah Sakit Bhayangkara, kemudian kami olah TKP," kata Iqbal.

Iqbal mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi untuk mengetahui orangtua yang membuang bayi malang tersebut.

Menurut dia, bayi tersebut masih dalam keadaan sehat.

Baca juga: Bayi Tak Bernyawa Ditemukan Warga di Depan Pintu Kontrakan di Bandung

Bayi berbaju putih motif serangga dan mengenakan kaus kaki biru ini sempat membuat geger warga sekitar.

Penemuan bayi ini mengundang empati warga sekitar yang langsung menolongnya.

"Kondisi bayi sehat dan masih hidup karena langsung dirawat ke rumah sakit. Bayinya normal. Keterangan dari pihak rumah sakit, bayinya belum ada sepekan lahirnya," kata Iqbal.

Baca juga: Pria di Bali Tembak Teman Gunakan Airsoft Gun karena Mabuk dan Bercanda



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Regional
Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Regional
Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Regional
Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X