Kakak Adik Dipasung di Gubuk Sempit di Pedalaman Manggarai Timur

Kompas.com - 08/10/2019, 11:54 WIB
Kakak adik penderita gangguan jiwa dipasung di dalam gubuk di pedalaman Manggarai Timur. KOMPAS.com/MARKUS MAKURKakak adik penderita gangguan jiwa dipasung di dalam gubuk di pedalaman Manggarai Timur.


BORONG, KOMPAS.com - Antonius Radio (52) dan Fransiskus Nevi Burni (49) adalah dua penderita gangguan jiwa di Kampung Lago, Lengko Ajang, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keduanya dipasung bersamaan sejak Mei 2018, di dalam sebuah pondok sempit, reyot dan berlantai tanah.

Antonius dan Nevi dipasung oleh warga setempat di kampung mereka.

Adapun, Kampung Lago berada di pedalaman Kabupaten Manggarai Timu, dengan akses yang belum memadai.

"Pagi ini, saya mengunjungi mereka berdua di dalam ruangan yang sempit. Kondisi keduanya sangat miris dan memprihatinkan," ujar Maksimus Logo, warga Lengko Ajang kepada Kompas.com, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Logo berharap ada penanganan dari dinas terkait untuk membebaskan keduanya dari pasungan tersebut.

Logo meminta relawan Kelompok Kasih Insanis (KKI) Peduli Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Kabupaten Manggarai Timur, agar dapat mengunjungi kedua warga yang dipasung.

Ia berharap KKI dapat melaporkan kondisi keduanya kepada dinas terkait di Manggarai Timur.

"Saya sangat kasihan melihat kondisi dua saudara kandung itu yang dipasung dalam satu ruangan sempit, serta pondok bambu yang kecil dan reyot. Semoga ada yang bantu membebaskan mereka berdua dari pasungannya," kata Logo.

Kakak adik penderita gangguan jiwa dipasung di dalam gubuk sempit di pedalaman Manggarai Timur.KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Kakak adik penderita gangguan jiwa dipasung di dalam gubuk sempit di pedalaman Manggarai Timur.
Respons Dinas Kesehatan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur Bonifasius Hasudungan menjelaskan bahwa dirinya sudah menginformasikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur untuk mendata dan mengunjungi penderita gangguan jiwa.

Hal itu perlu dilakukan agar Dinas Kesehatan dapat memberikan perawatan bagi pasien yang menderita gangguan jiwa tersebut.

"Kepala Dinas Kesehatan siap mendata penderita gangguan jiwa di seluruh Kabupaten Manggarai Timur. Buktinya, Dinkes sudah mengunjungi dan mendata serta mengobati luka pada kaki penderita gangguan jiwa yang dipasung di Kampung Waebok, Kecamatan Kota Komba," kata Hasudungan.

Hasudungan juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari jurnalis di Manggarai Timur serta relawan KKI Peduli ODGJ yang terus menginformasikan tentang pasien gangguan jiwa yang dipasung.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

Regional
Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Regional
RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

Regional
Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Regional
Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Regional
Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Regional
Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Regional
Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Regional
5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

Regional
10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

Regional
Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Regional
Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Regional
Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Regional
King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X