Korban Perkosaan 6 Pelaku Alami Trauma, Butuh Pendampingan Psikologis

Kompas.com - 07/10/2019, 21:53 WIB
ilustrasi kekerasan terhadap perempuan ilustrasi kekerasan terhadap perempuan

SEMARANG, KOMPAS.com - Maraknya kasus pemerkosaan yang terungkap ke publik melalui media telah banyak meresahkan masyarakat, terutama bagi perempuan yang kerap kali menjadi korban tindakan asusila tersebut.

Kendati demikian, kasus ini nampaknya sulit untuk dihentikan dan semakin membuat miris. Pelaku seolah tak pernah jera dengan perbuatannya dan tidak ada tindakan tegas agar dijerat hukuman yang setimpal.

Baru-baru ini diketahui seorang perempuan asal Wonogiri berinisial MN (20) harus menerima kenyataan yang pahit setelah diperkosa enam pemuda di tengah kebun Kota Semarang, Jawa Tengah.

Bahkan, korban mengalami derita traumatis lantaran syok berat hingga sering pingsan saat mengingat kejadian nahas tersebut.

Baca juga: Pelajar yang Hamil 5 Bulan karena Diperkosa 6 Buruh Pilih Putus Sekolah

Kronologi kejadian

Kejadian bermula saat korban hendak pulang ke rumah selepas nonton pertunjukan wayang orang di Pudak Payung Kecamatan Banyumanik pada Sabtu (14/9/2019) lalu. Namun di tengah jalan, korban bertemu teman pria yang dikenalnya melalui media sosial.

Bukannya diajak pulang, korban diajak keliling kota hingga nonton balap liar. Korban mulai curiga ketika teman bersama gerombolannya itu mengajak ke tempat sepi seperti kebun. Gadis malang itu pun tak kuasa menolak permintaan pelaku karena takut diancam.

Kemudian, di lokasi sepi itu korban kemudian dipepet oleh para pelaku. Selesai melampiaskan nafsunya, pelaku lantas mengantar korban pulang ke kosnya di wilayah Banyumanik.

Baca juga: Perjuangan Mendampingi 9 Anak Korban Perkosaan Terpidana Kebiri Kimia di Mojokerto

Merasa menjadi korban pelecehan, dia menceritakan peristiwa nahas tersebut kepada temannya. Setelah menata hati dan mengumpulkan cukup keberanian, korban baru kemudian melapor ke Polsek Banyumanik pada Kamis (19/9/2019).

Setelah mendapatkan laporan itu, polisi langsung bergerak untuk mengejar para pelaku. Hasilnya, Polisi berhasil membekuk enam pemuda yang diduga terlibat perbuatan bejat itu.

Butuh pendampingan psikologis

Direktur LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Kota Semarang Raden Rara Ayu Hermawati Sasongko mengatakan perempuan korban kekerasan seksual atau kasus perkosaan sangat membutuhkan dukungan pendampingan secara psikologis selain keadilan dalam proses hukum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X